Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 22 Juni 2026
home sosok muslim detail berita

Haedar Nashir: Kiai Dahlan Sosok Modernis dan Moderat

ahmad zuhdi Kamis, 19 Agustus 2021 - 05:15 WIB
Haedar Nashir: Kiai Dahlan Sosok Modernis dan Moderat
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyatakan bahwa pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan adalah sosok sosok modernis dan moderat. Dia bahkan banyak mendapat inspirasi pembaharuan keagamaan dari Muhammad Abduh.

"Keliru kalau ada orang yang menuding Muhammadiyah itu Wahabiyah dan sama kelirunya ketika orang Muhammadiyah menisbahkan dirina ke situ. Memang ada satu fase orang-orang Muhammadiyah membawa ide Wahabi tapi arus besarnya seperti Kiai Dahlan,” kata Haedar dalam acara Dialog Kebangsaan Kader Persyarikatan yang diselenggarakan Majelis Pendidikan Kader Jawa Barat pada Rabu (18/8/2021).

Baca Juga: Muhammadiyah Maknai HUT ke-76 RI: Kita Harus Bersatu Lagi

Meski saringkali digolongkan sebagai kaum modernis, ada dua hal yang membedakan Kiai Dahlan dari Abduh yaitu pertama, melahirkan pranata Islam modern seperti membangun sekolah dan madrasah, mendirikan rumah sakit, dan mengasihi anak yatim; kedua, melahirkan gerakan perempuan Islam berkemajuan seperti Aisyiyah.

Selain modern, Kiai Dahlan juga sangat moderat. Sisi kemoderatan Kiai Dahlan terlihat dari caranya berdakwah di hadapan tradisi Jawa. Tidak hanya itu, beliau juga bergaul dengan tokoh-tokoh Boedi Oetomo yang memberinya inspirasi mengelola organisasi.

Bahkan pernah berbincang dengan tokoh-tokoh yang berpandangan sosialis sekalipun seperti Simaun. Berkaitan dengan sosok tersebut, maka peran Muhammadiyah dalam Kemerdekaan Indonesia adalah berperan pembaharuan keagamaan.

“Kiai Dahlan ini memang mujaddid dan pembaharuannya khas dan inilah yang kemudian menjadi karakter khusus. Saya sudah 46 di Jogja, belajar Muhammadiyah, bergaul dengan banyak pihak ternyata ada banyak warna perjalanan Islam di Indonesia,” tutur Haedar. Sumber: Muhammadiyah.or.id

(jak)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 22 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:58
Ashar
15:19
Maghrib
17:51
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan