Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Atur Pola Hidup, Penyakit Lemak Hati Bisa Serang Non-Alkoholik

ajeng ritzki Kamis, 19 Agustus 2021 - 05:01 WIB
Atur Pola Hidup, Penyakit Lemak Hati Bisa Serang Non-Alkoholik
Ilustrasi menjaga liver atau hati tetap sehat Foto: Langit7.id/Istock
LANGIT7.ID - Bukan cuma peminum alkohol yang bisa mengalami perlemakan hati parah. Penyakit hati berlemak di kalangan non-peminum ini disebut non alcohol-fatty liver disease (NAFLD)

Kabar buruknya, kondisi tersebut menyebabkan kerusakan hati persis seperti kerusakan yang disebabkan alkohol, bedanya ini terjadi pada non-peminum.

Apa saja gejalanya? Tanda-tanda perlemakan hati parah yakni kehilangan selera makan, lemah, kelelahan, mual atau muntah, sakit perut atau kembung, dan gatal.

Bila dibiarkan NAFLD akan berkembang menjadi sirosis. Ini adalah tahap ketika sel-sel hati mengalami kerusakan yang tidak bisa diperbaiki sehingga mengeras dan membuat volume hati menyusut.

Berdasar penelitian Medline Plus, antara tujuh persen hingga 30 persen orang dengan NAFLD mengembangkan peradangan hati disebut steatohepatitis non-alkohol (NASH), yang menyebabkan kerusakan hati. Bila Kerusakan kecil terhadu maka hati masih dapat diperbaiki oleh tubuh.

Belum jelas apa yang menyebabkan NASH dan sirosis berkembang pada beberapa orang dengan NAFLD. Para peneliti sedang mempelajari beberapa kemungkinan mekanisme yang bisa dikaitkan dengan penyebab kondisi tersebut.

Ada beragam penyebab yang diduga kuat memiliki kaitan, mulai peradangan yang disebabkan oleh reaksi sistem imun terhadap jaringan lemak berlebih di hati, bahan kimia beracun (sitokin) yang dilepaskan oleh sel-sel hati atau sel-sel lemak, proses penghancuran diri sel-sel hati, dan efek molekul tidak stabil atau stres oksidatif.

Salah satu kemungkinan pemicu berkaitan dengan mikrobiota usus seseorang dan kemampuannya untuk menyerap nutrisi. Studi juga telah mengidentifikasi banyak perubahan genetik yang mungkin terkait dengan perkembangan NAFLD dan NASH.

Penyakit hati berlemak adalah kondisi yang sebenarnya sebagian besar dapat dicegah jika mau berkomitmen untuk gaya hidup sehat. Menurut Mayo Clinic, mempraktekkan diet sehat adalah benteng pertama dari NAFLD.

"Pilih pola makan nabati yang sehat yang kaya akan buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan lemak sehat," demikian kata Mayo Clinic, seperti dilansir Express, awal pekan ini.

Mayo Clinic juga menganjurkan menjaga berat badan ideal. Bila erat badan berlebih apalagi obesitas, kurangi jumlah kalori yang dimakan setiap hari dan tingkatkan frekuensi oleh raga. Gerak tubuh intens penting sebab itu satu-satunya cara membakar lemak secara signifikan.

(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)