LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden
Joko Widodo (Jokowi) bersama Presiden Persatuan Emirat Arab Syekh Muhamad bin Zayed Al Nahyan meresmikan
Masjid Raya Syekh Zayed di Solo.
Rumah ibadah seluas 3 haktare ini berdiri di wilayah Gilingan, Banjarsari.
Masjid tersebut mampu menampung 12.000 jamaah.
Bangunan utama masjid seluas 8.400 m2 dengan area landscape seluas 24.600 m2 dan dilengkapi lahan parkir seluas 3.500 m2.
Baca Juga: Masjid Kuno di Tenggarong, Saksi Sejarah Pertempuran Kutai dengan InggrisTerdapat 4 menara yang menjulang, Kubah utama yang dikelilingi kubah-kubah kecil. Masjid Raya Syekh Zayed ini dihiasi ornamen khas Timur Tengah. Namun tetap ada paduan gaya Indonesia di beberapa lokasi.
Masjid ini merupakan pemberian dari Presiden PEA yang saat dimulai pembangunan masih menjabat sebagai Putra Mahkota Abu Dhabi sekaligus Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata PEA.
Pemerintah Indonesia menyediakan lahan milik negara dan pembangunan dilakukan oleh PT. Waskita Karya sebagai pemenang tender yang memulai kontrak sejak Mei 2021 – Agustus 2022 senilai 19 juta Dollar.
"Hibah Masjid Raya Syekh Zayed ini akan menjadi simbol hubungan persaudaraan dan kerja sama yang erat antara Indonesia dan PEA," kata Duta Besar Indonesia untuk PEA, Husin Bagis dalam keterangannya, Senin (14/11/2022).
Menurut Husin, saat ini sedang berlangsung pembahasan mengenai pendirian Solo Islamic Center di dekat Masjid Raya Syekh Zayed yang akan semakin melengkapi masjid tersebut.
Masjid Raya Syekh Zayed di Abu Dhabi dapat dianggap sebagai wajah Islam di PEA yang dibangun oleh mendiang Sheikh Zayed sebagai sarana untuk mewujudkan pesan Islam tentang perdamaian dan toleransi.
Masjid Raya Syekh Zayed di Solo, pintunya terbuka untuk semua orang untuk menunjukkan wajah Islam di Indonesia, karena toleransi adalah salah satu dari banyak kesamaan nilai antara Indonesia dan PEA.
"Masjid ini tidak hanya akan menjadi tempat ibadah dan pusat budaya, tetapi juga akan menjadi lokasi wisata religi yang pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitarnya," tambah Husin.
(bal)