Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 16 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Pariwisata Berkelanjutan Jadi Tren Pengembangan Sektor Parekraf di Indonesia

hasanah syakim Selasa, 15 November 2022 - 16:22 WIB
Pariwisata Berkelanjutan Jadi Tren Pengembangan Sektor Parekraf di Indonesia
Menparekraf Sandiaga Uno. (foto: Kemenparekraf)
LANGIT7.ID, Denpasar - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan pariwista berkelanjutkan menjadi tren terbaru dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Menurutnya, pengembangan pariwisata berkelanjutan selaras dengan falsafah hidup masyarakat Bali, yakni "Tri Hita Karana". Falsafah itu sebagai konsep dan ajaran dalam agama Hindu tentabf tiga subsistem utama seperti Parhyangan, Pawongan, dan Palemahan.

"Parahyangan merupakan hubungan manusia dengan Tuhan yang dapat diartikan sama dengan pola pikir, konsep atau nilai," ungkap Sandiaga dalam keterangannya dikutip Selasa (15/11/2022).

Baca juga: Situ Gunung Sukabumi, Tempat Wisata Alam yang Asri

Sandiaga mengatakan Pawongan berarti hubungan manusia dengan sesamanya, sebagai elemen sosial. Kemudian, Palemahan yaitu hubungan manusia dengan alam sekitar sama dengan elemen artefak.

Menurutnya, ajaran ini juga menitikberatkan pada upaya bagi sesama agar bisa hidup berdampingan, saling bertegur sapa satu dengan yang lain, tidak ada riak-riak kebencian, penuh toleransi, dan penuh rasa damai.

"Kami melihat sustainable tourism ini adalah suatu tren pariwisata yang sekarang tidak terhentikan, dan tidak tergantikan. Sebab sustainable tourism membuka peluang kita untuk lebih melestarikan lingkungan," ungkap Sandiaga.

Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, konsep pariwisata berkelanjutan telah diimplementasikan lewat upaya pengembangan potensi desa wisata yang ada di Indonesia.

"Kami akan terus mengembangkan destinasi-destinasi wisata yang ada di Indonesia dengan fokus pariwisata berkelanjutan dan berkualitas," tegasnya.

Baca juga: Wajah Baru Kota Tua dan Jembatan Siti Nurbaya Perkuat Daya Tarik Kota Padang

Sandiaga menambahkan, salah satu upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia, adalah melalui penanaman bibit bakau melalui program carbon footprint offset.

"Ini adalah contoh dari program pengembangan destinasi pintar, dan berkelanjutan. Kami kembangkan, tidak hanya di Bali, tetapi juga di seluruh destinasi yang ada di Indonesia," jelas Sandiaga.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 16 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)