Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Jangan Asal Tetapkan Harga, Perhatikan Hal Ini Agar Produk Bisa Eskpor

mahmuda attar hussein Kamis, 19 Agustus 2021 - 14:30 WIB
Jangan Asal Tetapkan Harga, Perhatikan Hal Ini Agar Produk Bisa Eskpor
Ilustrasi strategi penetapan harga agar bisa bersaing di pasar global. Foto: Langit7/Istock
LANGIT7.ID, Jakarta - Kekeliuran dikalangan para pelaku industri dan usaha, sering kali langsung menentukan harga produk tanpa perhitungan yang matang. Langkah itu menyebabkan sulit memenangi persaingan produk di pasaran domesktik apalagi global.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjangkau pasar global. Hal ini penting dilakukan untuk menciptakan persaingan produk yang sehat di pasaran dan negara tujuan.

Untuk negara asal, khususnya Indonesia perlu mengetahui cara hitungan yang tepat dalam menentukan harga di pasar global. Jika tidak, mahal-murahnya harga produk yang ditetapkan akan menimbulkan masalah di kemudian hari, seperti sulitnya bersaing di pasaran atau pun, kerugian bagi pengekspor akibat harga yang ditetapkan terlalu murah.

Berikut ini adalah beberapa hal yang telah LANGIT7.ID rangkum berdasarkan keterangan dari Direktur PT Andalan Ekspor Indonesia, Ghafran Cakradiwirya. Sehingga para calon pengekspor dapat memperhatikan dalam penentuan produk dan harga yang tepat.

Baca juga: Tujuh Tips Membangun Bisnis Sistem Reseller dari Sang Dewa Selling

Identifikasi Kesiapan Produk Ekspor

Pasar lokal dan ekspor memiliki beberapa persamaan, di antaranya ialah serah terima barang, kontrak, metode pembayaran, dan penerimaan sejumlah uang.

Serah terima barang, yaitu syarat sah dalam jual-beli. Kontrak yang mengikat berkaitan dengan perjanjian awal antara pembeli dengan penyuplai mengenai produk yang akan dijual dan perlu ada kesepakatan kedua belah pihak diawal.

“Terlepas dari semua itu, tentu perlu ada penetapan dan persiapan secara keseluruhan. Sementara perbedaan pasar lokal dan global berkaitan dengan jarak dan regulasi di negara tujuan. Efeknya akan dipengaruhi oleh lamanya waktu barang ketika dikirimkan. Selain itu, regulasi terkait bahasa, mata uang, dan lainnya juga akan mempengaruhi nilai barang nantinya,” ujarnya dalam Webinar Merdeka Ekspor, UKM Merdeka, Rabu (18/7).

Ghafran menjelaskan tahapan yang harus dilewati oleh pengekspor memang cukup panjang, mulai dari supplier, transportasi pengantaran, gudang, dan baru diterima kepada end user. Beberapa hal tersebut akan mengakibatkan adanya perbedaan prosedur, persyaratan teknis, pelaksanaan dokumentasi, dan komunikasi.

“Biasanya supplier yang masih terbiasa dengan pasar lokal, melupakan pentingnya pemahaman tentang perbedaan untuk penjualan barang ke pasar global. Oleh karena itu, dari awal perlu kita persiapkan segala sesuatunya. Salah satunya adalah kesiapan produk itu sendiri, yaitu dari segi harga, mutu produk dan pelayanan,” ujarnya.

Dalam hal ini, pengekspor perlu melakukan analisa pasar global guna melakukan perhitungan harga yang tepat, termasuk dengan pertimbangan ongkos kirim dan persiapan dokumen yang diperlukan.

Jika setelah melakukan perhitungan memang harga tidak cukup bersaing, maka perlu mengubah strategi dengan menggunakan jenis pengiriman yang lebih murah atau pun memilih negara yang lebih kondusif dalam artian memiliki jarak yang lebih dekat untuk menghemat ongkos kirim.

Kesiapan Perusahaan

Beberapa kesiapan yang perlu dimiliki perusahaan, yakni terkait dengan orientasi dan pengetahuan tentang pasar. Artinya, pemahaman ini meliputi segala data, informasi, permasalahan, hukum, demand dan supply dari negara tujuan.

Selain itu, kemampuan untuk menyusun dan melaksanakan strategi pemasaran yang sesuai. Diikuti sejauh mana kemampuan untuk menguasai, melakukan pengembangan serta melakukan koreksi atas strategi pemasaran.

“Pengekspor juga perlu memiliki pengetahuan atas Internasional Trade Practice and Law/Regulation dan teknik dalam produksi barang. Jika memang perusahaan belum mampu dan memiliki kesiapan. Maka kita bisa fokus kepada produksi dan menjalin kerja sama dengan perusahaan yang bisa mempersiapkan segala kebutuhan pasar ekspol global,” ujarnya.

Baca juga: Pahami Soal Shifting Produk dan Pasar Agar Jualan Bisa Tetap Lancar

Kesiapan Finansial

Saat ini, sangat sedikit yang menjalankan usahanya hanya dengan mengandalkan modal sendiri. Eksporstir biasanya memanfaatkan dana perbankan untuk melaksanakan dan meningkatkan usaha.

Hal tersebut menyangkut tiga macam cara pembiayaan yang seringkali dibutuhkan eksportir, antara lain pembiayaan atas eksport marketing plan, pembiayaan sebelum pengapalan, dan pembiayaan sesudah pengapalan.

“Ketiga hal ini adalah cost yang juga perlu kita perhitungkan di luar harga produk. Di mana kita tidak boleh menghitung untuk ongkos biaya produksinya saja, karena dalam kegiatan ekspor ada biaya finansial yang akan mempengaruhi sebuah nilai produk hingga sampai ke negara tujuan ekspor dan diterima oleh konsumennya,” ujarnya.

Kesiapan Adaptasi

Setiap negara tujuan ekspor memiliki persyaratan dan ketentuan berbeda. Sehingga biasanya pengekspor perlu terlebih dahulu memahami produknya untuk bisa tepat dan diterima di negara tujuan. Adaptasi atau modifikasi terhadap barang adalah tindakan yang bersifat menyesuaikan atau mengubah apa yang telah dilakukan sebelumya sesuai dengan kehendak atau persayaratan pasar.

“Beberapa faktor yang perlu diperhatikan ialah produk, mata uang, ketentuan penyerahan, dan ketentuan pembayaran,” imbuhnya.

Melalui beberapa faktor persiapan tersebut, diharapkan calon pengekspor mampu memahami segala hal yang berkaitan erat dengan kegiatan ekspor. Sehingga barang yang akan ditawarkan kepada pasar global tidak disia-siakan begitu saja.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)