LANGIT7.ID, Cianjur - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Cianjur, dr Ronny Hadyanto menyampaikan, IDI Cianjur mengerahkan seluruh dokter anggotanya di wilayah Cianjur, untuk menangani para korban
gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat.
Gempa bumi dengan Magnirude (M) 5,5 berpusat di darat 10 km barat daya Cianjur, Jawa Barat menghancurkan banyak bangunan mulai dari rumah penduduk, pondok pesantren, hingga rumah sakit.
"Ada sekitar 200 tenaga medis dokter umum dan dokter spesialis anggota IDI Cianjur yang bertugas di wilayah Cianjur untuk menangani korban gempa," kata dr Ronny dalam keterangan resmi yang diterima Langit7 Senin (21/11/2022).
Baca juga: Korban Terus Bertambah, 62 Meninggal Akibat Gempa Cianjur Menurut dr Ronny, pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur, Pemerintah Kabupaten, dan lainnya. Hal tersebut guna menyiapkan Rumah Sakit Darurat di Pendopo Kabupaten Cianjur.
"Pembaruan data hingga pukul 17.30 WIB, terdapat 58 korban meninggal dunia yang terdiri dari dewasa, lansia, dan anak-anak. Di RSUD Sayang Cianjur sebanyak 54 korban jiwa dan di RSUD Cimacan 4 korban jiwa," ungkap dr Ronny.
Menurutnya, korban meninggal akibat cedera di kaki dan kepala. Sementara itu korban yang luka secara total mencapai lebih dari 700 orang. RSUD Sayang Cianjur hingga saat ini menampung sekitar lebih dari 200 korban luka.
Sementara itu Ketua IDI Wilayah Jawa Barat, dr Eka Mulyana menyampaikan IDI Wilayah Jawa Barat mengerahkan tim siaga bencana dan sedang dalam perjalanan menuju
Cianjur, seraya membawa perlengkapan tenda peleton dan sejumlah obat-obatan.
Selain itu, menurut dr Eka pihaknya juga telah berkoordinasi dengan sejumlah IDI cabang di Jawa Barat dan sekitar Cianjur untuk membantu dari sisi tenaga medis.
Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr M. Adib Khumaidi mengatakan Pusat Krisis kesehatan dan pengabdian masyarakat, juga akan mengerahkan bantuan dan tenaga medis ke sejumlah lokasi bencana di Cianjur.
Baca juga: Cara Pendistribusian Makanan untuk Pengungsi Gempa Bumi "Saat ini PB IDI mendapatkan informarsi awal dari rapid health assessment Dari Tim IDI Cianjur, kebutuhan untuk SDM Dokter bedah dan bedah orthopaedi dengan perlengkapan alat-alat kesehatan dan dukungan sarana prasarana," katanya.
Menurutnya, analisa bangunan juga sedang dilakukan untuk antisipasi kebutuhan RS Lapangan, serta persiapan rujukan medis ke Bandung dan RS Hasan Sadikin.
"PB IDI dan seluruh IDI Wilayah dan Cabang menyampaikan duka cita mendalam untuk keluarga korban terdampak gempa bumi," ungkapnya
(sof)