LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 5 tips untuk menjadikan
bisnis kecil bisa tumbuh besar. Salah satunya adalah dengan tetap menyertakan sisi spiritual yakni memperbanyak doa kepada Allah SWT.
Scale-up atau
pertumbuhan bisnis bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari strategi organik (gratis) hingga pemasaran berbayar dengan beriklan.
Namun, menjadikan bisnis kecil bisa berkembang signifikan tidaklah mudah. Apalagi ada banyak tantangan yang harus dihadapi, seperti kompetitor bisnis berskala besar.
Baca Juga: Cara Bisnis Online Sesuai Syariah agar Terhindar dari PenipuanUntuk itu, berikut Langit7 berikan 5 tips bisnis kecil agar tumbuh besar, mengutip dari kanal YouTube praktisi sekaligus mentor bisnis, Dewa Eka Prayoga.
1. KecepatanKecepatan adalah kunci untuk bisa mengalahkan kompetitor berskala besar. Kecepatan ini termasuk adaptasi, inovasi, dan menyelesaikan transaksi.
Rasa cepat puas dan zona nyaman secara tidak langsung dapat menghambat pertumbuhan bisnis. Celakanya, hal ini juga dapat membuat bisnis yang dijalankan justru tersusul dengan kompetitor lain yang terbilang baru.
"Tidak ada kenyamanan dalam pertumbuhan bisnis. Begitu juga sebaliknya, tidak ada pertumbuhan dalam kenyamanan. Jadi kalau mau tumbuh siap-siap tidak nyaman, dan kalau mau nyaman siap-siap tidak tumbuh," ujarnya dikutip Senin (21/11/2022).
2. SistemDalam hal ini berkaitan dengan kebijakan dalam struktur organisasi. Mulai dari penerapan norma hingga evaluasi kinerja.
Hal ini penting dilakukan mengingat tujuan akhir bisnis adalah jangka panjang. Sehingga pada akhirnya bisnis bisa bekerja dengan autopilot dan konsisten.
"Bangun sistem yang akan memastikan bisnis bisa berjalan tanpa harus adanya Anda. Jangan sampai saat Anda sakit, bisnis juga ikutan sakit.
3. TimMasih berkaitan dengan poin nomor 2, tim inilah yang akan mengikuti sistem yang dibentuk sebelumnya. Tim ini mulai dari top management, middle managemen, sampai ke ranah eksekutor.
"Bisnis adalah soal kerja tim, Anda yang bekerja sendiri tentu akan sulit berkembang. Jadi bangun tim ini penting untuk mendongkrak laju perkembangan bisnis," ujarnya.
4. SinergiZaman sekarang sudah bukan lagi berkompetisi, tapi sinergi dan kolaborasi. "No colabs, collapse!" tegasnya.
Pebisnis tidak boleh merasa dirinya yang paling diunggulkan dan diuntungkan. Sifat seperti ini justru akan membahayakan dan bisa dikalahkan oleh pebisnis lain yang saling berkolaborasi.
"Asalkan sinergi ini dilakukan dengan orang yang memiliki visi sama. Sinergi bisa dilakukan dengan tokoh, media, komunitas, UMKM, dan lainnya," katanya.
5. SpiritualBagaimana pun juga, lanjut dia, rezeki akan diberikan oleh Allah kepada hamba-Nya yang dia kehendaki. Untuk itu, sisi spiritual penting dihadirkan dalam bisnis.
"Nanti ketika dapat uang pikirkan untuk sedekah. Dengan harapan mendapatkan lonjakan finansial yang baik," ujarnya.
(bal)