LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres)
K.H. Ma'ruf Amin meminta pengusaha muslim Indonesia untuk menyiapkan langkah strategis guna memperkuat ekosistem ekonomi Islam. Sebab, Indonesia dinilai berpotensi besar terhadap perkembangan ekonomi syariah.
Menurutnya, langkah pertama dengan mendorong pengembangan
produk halal, terlebih bagi produk pangan yang dihasilkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
"ISMI berkesempatan besar menjadi agen penggerak (muharrik) bagi UMKM pangan halal. Kita menargetkan akses UMKM terhadap pasar akan terbuka luas, seiring dengan hadirnya produk yang lebih berkualitas dan kompetitif,” kata Ma'ruf Amin dalam sambutan pembukaan Silaturahmi Bisnis (Silabis) ke-14, Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI). Rabu (23/11/2022).
Baca juga: 5 Tips Jadikan Bisnis Kecil Tumbuh Besar, Sertakan Terus DoaLangkan kedua, kata Ma'ruf Amin, perlunya menekankan pengembangan produk halal, dorongan inovasi dan transformasi ekonomi digital.
“Kapasitas UMKM harus terus ditingkatkan melalui pendampingan. Pendampingan dapat mencakup pembiayaan, pertumbuhan usaha, penciptaan lapangan kerja, kepemimpinan dan pelibatan perempuan dan kaum muda,” jelasnya.
Langkah ketiga, penguatan kerja sama kemitraan. Ma'ruf Amin menilai bahwa kemitraan akan mendorong kolaborasi, untuk mencuptakan ekosistem kewirausahaan yang kuat, serta menyejahterakan umat.
"Hal ini sejalan dengan konsep pemberdayaan ekonomi umat yang dibangun dengan prinsip keseimbangan. Artinya, kegiatan ekonomi usaha besar dapat bergandengan dengan kegiatan usaha yang kecil,” ungkapnya.
Ma'ruf Amin berpesan agar berbagai kegiatan ISMI berorientasi pada upaya menumbuhkan semangat dan kebanggaan, untuk berwirausaha terutama merangkul generasi muda. Sebab, semakin banyak pelaku usaha tumbuh di kalangan muslim, semakin lebar jalan menuju pemerataan kesejahteraan.
“Melalui kegiatan silaturahim bisnis ini, saya harap tidak hanya tergali spirit dan kebanggaan berwirausaha dari para pelaku usaha. Namun, juga tumbuh tekad kuat untuk terus meneladani sifat jujur dan amanah dalam berdagang, sebagaimana dicontohkan oleh Siti Khadijah RA dan Rasulullah Muhammad SAW,” tegasnya.
Baca juga: LaReine Luncurkan Koleksi Hijab Premium Elegan Bernuansa Mewah Lebih lanjut, Mar'ruf Amin juga berharap forum ini dapat menjadi momentum bagi para pengusaha muslim, untuk terus bersinergi menggerakkan aktivitas ekonomi syariah, melalui pemberdayaan ekonomi umat.
“Begitu pula dengan groundbreaking hotel dan pabrik pengolahan tanaman hortikultura yang akan diresmikan, serta beroperasinya klinik rawat jalan, kiranya semakin menegaskan kontribusi nyata ISMI menciptakan lapangan kerja, mendukung sektor pariwisata, dan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat,” pesan Wapres.
Sementara itu, Ketua Umum Majelis Pengurus Pusat ISMI, Ilham Akbar Habibie mengatakan fokus program ISMI adalah UMKM, karena 99 persen lapangan kerja di Indonesia adalah UMKM. Selain itu, kata Ilham UMKM juga menjadi tulang punggung Indonesia di sektor ekonomi.
Baca juga: Jokowi Minta Pengusaha Tetap Bisa Bangun Kepercayaan di Tingkat GlobalTa lupa, Ilham juga mengajak para pengusaha yang tergabung dalam ISMI, untuk mendukung UMKM dengan berorientasi pada teknologi dan inovasi, agar produk-produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah.
“Teknosat, teknologi, inovasi dan kewiraswastaan, itu adalah satu mata rantai yang tidak boleh terputus. Dari situ perlu adanya kerja sama antara universitas, di mana teknologi bisa dikembangkan, bersama usaha-usahanya, dicari inovasi-inovasi, menemukan solusi tarhadap tantangan dibutuhkan di lapangan,” ujarnya.
(sof)