LANGIT7.ID - , Jakarta - Momen haru terjadi usai Singa Atlas berhasil mengalahkan Belgia 2-0 di
matchday kedua Grup F
Piala Dunia 2022. Pemain Maroko,
Achraf Hakimi merayakan kemenangan timnya dengan mencium kening sang ibu yang berada di pinggir lapangan.
Pemain yang juga milik PSG itu menghampiri ibunya saat mengetahui timnya dipastikan menang pada pertandingan tersebut. Diketahui gol babak kedua dari Abdelhamid Sabiri dan Zakaria Aboukhlal membawa Maroko meraih kemenangan atas De Rode Duivels di Al Thumama Stadium, Ahad (27/11/2022) malam WIB.
Baca juga: Dahsyatnya Doa Ibu, UAS: Salah Berucap Tetap Dikabulkan Allah SWTSelain memeluk, Achraf Hakimi juga menyerahkan baju pertandingannya kepada sang ibu. Momen emosional itu seakan menggambarkan dahsyatnya
doa ibu yang membawa keberuntungan bagi anaknya.
Hakimi dianggap berhasil memuliakan sang ibu sehingga hidupnya disertai keberkahan. Terbukti, di akun Twitternya, Hakimi membagikan foto bersama sang ibu saat momen selebrasinya itu di sertai keterangan, "Aku mencintaimu Ibu."
Islam mengajarkan seluruh umatnya untuk memuliakan dan berbuat baik pada orang tua. Allah Swt berfirman dalam surat Al Isra ayat 24:
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَـٰنًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ ٱلْكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّۢ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًۭا كَرِيمًۭا
"Tuhanmu telah memutuskan agar kamu tidak menyembah selain Dia dan agar kamu berbaik hati kepada orangtua. Apakah salah satu atau keduanya mencapai usia tua dalam hidup Anda, jangan katakan kata-kata hinaan kepada mereka, atau tolaklah mereka, tetapi sapalah mereka dengan hormat."
Dalam hadist riwayat Bukhari disebutkan kedudukan ibu jauh lebih tinggi dari ayah.
Baca juga: Allah Menurunkan Al-Quran dalam Bahasa Ibu Kaum QuraisySuatu ketika seorang laki-laki datang kepada Nabi Muhammad (SAW) dan berkata: “Wahai Rasulullah! Siapa dari antara umat manusia yang menjamin persahabatan terbaik dariku?” Dia menjawab: “Ibumu. Laki-laki itu bertanya: “Lalu siapa?” Maka Dia (SAW) menjawab: “Ibumu.” Pria itu lalu bertanya: “Lalu siapa?” Maka Nabi (SAW) menjawab lagi: "Ibumu." Pria itu lalu bertanya: “Lalu siapa?” Maka Dia (SAW) menjawab: “Kemudian ayahmu.”
Dalam riwayat lain, dari Miqdam bin Ma’di Yakrib
radhiallahu’ahu, bahwa Rasulullah
Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
نَّ اللَّهَ يوصيكم بأمَّهاتِكُم ثلاثًا، إنَّ اللَّهَ يوصيكم بآبائِكُم، إنَّ اللَّهَ يوصيكم بالأقرَبِ فالأقرَبِ
“sesungguhnya Allah berwasiat 3x kepada kalian untuk berbuat baik kepada ibu kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada ayah kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada kerabat yang paling dekat kemudian yang dekat” (HR. Ibnu Majah, shahih dengan syawahid-nya).
Keutamaan berbakti pada seorang ibu pun menjadi sebab seseorang masuk surga, seperti disebutkan dalam Hadis ini diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i, Ibnu Majah, Ahmad dan disahihkan oleh Imam Al-Hakim.
Baca juga: Bakti Anak ke Ibu Berikan Limpahan Rezeki, Berikan Harta dan Waktuعَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ جَاهِمَةَ السَّلَمِيِّ ، أَنَّ جَاهِمَةَ رضي الله عنه جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَدْتُ أَنْ أَغْزُوَ وَقَدْ جِئْتُ أَسْتَشِيرُكَ . فَقَالَ : هَلْ لَكَ مِنْ أُمٍّ ؟ قَالَ نَعَمْ . قَالَ: فَالْزَمْهَا فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلَيْهَا
"Dari Mu'awiyah bin Jahimah As-Sulami, ia datang menemui Rasulullah SAW. Ia berkata, 'Wahai Rasulullah, saya ingin ikut berperang dan saya sekarang memohon nasihat kepadamu?' Rasulullah lalu bersabda: "Kamu masih punya ibu?" Mu'awiyah menjawab, "Ya, masih." Rasulullah bersabda: "Berbaktilah kepada ibumu (lebih dahulu) karena sungguh ada surga di bawah kedua kakinya."
(est)