LANGIT7.ID, Cianjur - Para Ulama banyak turun mendampingi dan menguatkan para
penyintas gempa Cianjur. Salah satunya yaitu Pimpinan
AQL Islamic Center,
Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) yang datang ke Desa di Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu siang (3/12/2022).
Selain menyalurkan bantuan, UBN juga meresmikan Masjid Darurat dan sejumlah fasilitas darurat di Desa tersebut. Saat mendatangi masing-masing posko, ustadz Bachtiar Nasir mengajak para penyintas untuk istighosah dan doa bersama. Semua diajak untuk berserah diri.
“Ada tiga kunci agar bisa kuat menghadapi musibah, berserah kepada Allah dengan mengucapkan
innalillahi wa inna ilaihi raji'un, melalui memuji Allah dengan mengucapkan
Alhamdulillah ala kulli haal, dan memohon ganti hanya kepada Allah dengan berdoa
Allahumma ajirni fi Musibati. Wakhlufli khairan minha,” kata UBN saat memberikan tausiah di hadapan ratusan penyintas.
Baca Juga: AQL Bangun Masjid Darurat, Penyintas Gempa Cianjur Bisa Sujud dengan Tenang
UBN dikenal sebagai ulama fokus di bidang tadabbur Al-Quran, sebuah metode menyelami makna-makna yang terkandung di dalam Al-Qur’an. Namun, saat di hadapan penyintas, materi yang disampaikan sangat ringan. Nasihat-nasihat itu pun kerap diselingi candaan.
Bahkan pria kelahiran 26 Juni 1967 itu mengajak anak-anak penyintas bermain. Mereka diajak bershalawat, lalu diminta menjawab beberapa pertanyaan seputar materi yang disampaikan. Misalnya, doa yang diucap saat memuji Allah dan doa memohon ganti hanya kepada-Nya.
Setiap anak yang mampu menjawab bisa mendapatkan hadiah. Tak hanya anak-anak, orang tua pun demikian. Mereka sangat antusias saat mendapat lemparan pertanyaan dari UBN.
Selain berbagi hadiah, UBN juga menyelenggarakan Bazar Pasar Sandang Ceria untuk para penyintas. Bazar ini bekerjasama dengan Masjid Fatahillah yang ada di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Setiap penyintas dibagikan kupon, dan bisa mendapatkan tiga lembar pakaian gratis.
Baca Juga: Sekolah Roboh, Anak-anak Pengungsi Gempa Cianjur Belajar di Tenda Darurat
Kunjungan ini mengundang atensi luar biasa dari para penyintas. Sepanjang hari gerimis tak pernah berhenti. Namun, tetap betah mendengarkan setiap petuah dari UBN. Terlebih saat ada pembagian logistik untuk setiap kepala keluarga. Setiap penyintas mendapatkan manfaat tanpa terkecuali.
Hingga Sabtu sore (3/12/2022), UBN masih berjibaku dengan gerimis. Meski begitu, tidak ada tanda lelah. Jalanan kerap macet, lantaran mobilitas relawan dan warga yang sangat ramai. Namun, itu tidak menghalangi jalannya acara
Hingga tiba di posko terakhir, Tegallega, Limbangan Sari, UBN langsung meresmikan MCK Darurat yang merupakan program Laznas AQL. MCK ini dibangun empat pintu. Lengkap dengan fasilitas modern yang membuat penyintas merasa nyaman saat membuang hajat.
“Saya resmikan MCK Darurat dari AQL Laznas melalui program Mata Air Kehidupan “Alirkan air bersih sampai ke pelosok Indonesia,” kata UBN.
(jqf)