LANGIT7.ID, Doha - Sejumlah pesepak bola muslim di
Piala Dunia 2022 di Qatar menolak berfoto dengan latar belakang sponsor
minuman beralkohol. Saat mereka mendapat penghargaan
Man of The Match (MOTM) dalam tiap pertandingan, FIFA mengizinkan pemain tersebut untuk tidak berfoto di depan latar merk bir Budweiser jika memang hal tersebut tidak sesuai dengan pandangan sang pemain.
Selain itu, FIFA juga menyiapkan piala MOTM tanpa merk bir tersebut. Bukan hanya pemain muslim, Kylian Mbappe yang sudah dua kali menjadi
Man of The Match juga diberikan trofi tanpa logo minuman beralkohol tersebut. Mbappe memang dikenal selektif untuk mempromosikan merk tertentu, selain alkohol, dia juga tidak mempromosikan merk judi.
Baca Juga: Berkat Larangan Alkohol di Qatar, Fans Wanita Aman dari Gangguan
“Mbappe merasa, dia harus memberikan contoh yg baik ke fans-fansnya,” tulis akun twitter @FaktaBola.
Bahkan, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo juga memilih trofi yang tidak memiliki logo minuman beralkohol. Hal itu dilihat dari foto-foto yang ditampilkan akun twitter @FaktaBola terkait peraih MOTM yang menolak berfoto dengan sponsor Budweiser.
Baca Juga: FIFA Larang Penjualan Bir di Seluruh Stadion Piala Dunia 2022
Awalnya kebijakan FIFA menghapus logo produk minuman beralkohol sebagai sponsor di Trofi Man of The Match berlaku khusus untuk pemain muslim. Itu akibat penjaga gawang Mesir, Mohamed Al-Shenawy menolak untuk menerima trofi MOTM pada Piala Dunia 2018 di Rusia karena disponsori Budweiser.
FIFA pun menghapus logo Budweiser dari banner Shaarawy, sehingga hanya menyisakan nama, foto, dan negara. Kebijakan tersebut berlaku hingga kini untuk para pemain yang menolak berfoto dan terima trofi dengan merk alkohol.
Baca Juga: Timnas Inggris Rayakan Tiket 16 Besar Tanpa Minum Alkohol
(jqf)