LANGIT7.ID - , Jakarta - Menjadi bagian dalam
Piala Dunia 2022 merupakan kebanggaan bagi para pesepak bola yang bertanding. Tak sedikit dari para pemain sepak bola di ajang turnamen empat tahunan itu membawa orang tercinta untuk menyaksikan pertandingan.
Namun bukan
wives and girlfriends (WAGs) yang diboyong ke pertandingan,
timnas Maroko justru mengajak
orang tua mereka untuk memberi dukungan di Piala Dunia 2022.
Baca juga: Mengenal Kiper Maroko Yassine Bounou, Heroik saat Adu PenaltiSaat Maroko berhasil mengalahkan Belgia 2-0 pada permainan Grup F, Achraf Hakimi melakukan selebrasi dengan menghampiri dan memeluk ibunya yang duduk di tribun.
Bahkan, aksinya ini menjadi viral di seluruh platform media sosial. Pesepak bola berusia 24 tahun itu kemudian mengunggah foto di Instagram saat momen mengecup kening ibunya dengan keterangan, "Aku mencintaimu, Bu".
Ibu Hakimi bukan satu-satunya orang tua pemain Maroko yang datang ke Qatar untuk mendukung sang putra di Piala Dunia 2022.
Atas instruksi pelatih, Walid Regragui dan presiden Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko, Fouzi Lekjaa, timnas Maroko diperbolehkan membawa orang tua mereka untuk perjalanan ke Qatar, menghadiri Piala Dunia 2022.
Akibatnya, tempat penginapan timnas Maroko di hotel Wyndham Doha West Bay terasa seperti perkemahan musim panas orang tua dan anak yang menggemaskan.
Baca juga: Rayakan Kemenangan Singa Atlas, Raja Maroko Turun ke JalanIbu dari Regragui, Fatima menganggap perjalanannya ke Qatar adalah kesempatan sekali seumur hidup.
"Selama seluruh karirnya sebagai pemain dan sebagai pelatih, saya tidak pernah bepergian untuk menontonnya. Saya telah tinggal di Prancis selama lebih dari 50 tahun sekarang dan ini adalah kompetisi pertama yang saya datangi di luar Paris,” ucap Fatima, melansir dari Al Jazeera, Rabu (7/12/2022).
Setiap kali diwawancarai jurnalis di Piala Dunia 2022, para orangtua pemain Maroko tak hentinya mengucap rasa bangga terhadap anak-anak mereka. Momen ini menciptakan energi positif para pemain saat bertanding di lapangan.
Islam mengajarkan umatnya untuk memuliakan orang tua, seperti tertulis dalam Al Quran. Bertahannya Maroko di Piala Dunia 2022 seolah berkat doa yang dipanjatkan orang tua para pemain.
Baca juga: Kejutan, Maroko Pulangkan Spanyol via Adu Penalti 3-0Allah SWT berfirman dalam surat Al Ahqaf, ayat 15:
وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ اِحْسَانًا ۗحَمَلَتْهُ اُمُّهٗ كُرْهًا وَّوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۗوَحَمْلُهٗ وَفِصٰلُهٗ ثَلٰثُوْنَ شَهْرًا ۗحَتّٰىٓ اِذَا بَلَغَ اَشُدَّهٗ وَبَلَغَ اَرْبَعِيْنَ سَنَةًۙ قَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَصْلِحْ لِيْ فِيْ ذُرِّيَّتِيْۗ اِنِّيْ تُبْتُ اِلَيْكَ وَاِنِّيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ ١٥
"Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri."
(est)