Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home global news detail berita

Temukan Sesar Cugenang Pemicu Gempa Cianjur, BMKG Imbau Relokasi

ummu hani Jum'at, 09 Desember 2022 - 13:50 WIB
Temukan Sesar Cugenang Pemicu Gempa Cianjur, BMKG Imbau Relokasi
Patahan Baru Cugenang penyebab gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Foto: BMKG
LANGIT7.ID - , Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, gempa di Cianjur, Jawa Barat dipicu pergeseran sesar yang baru teridentifikasi dinamakan Patahan Cugenang.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, patahan yang baru ditemukan melintasi 9 desa di dua kecamatan dengan straight atau lintasan mengarah ke barat laut tenggara.

"Dari hasil penelusuran, ditemukan ada patahan yang baru teridentifikasi, karena patahan ini melintasi kecamatan Cugenang maka ditetapkan (namanya) Patahan Cugenang," kata Dwikorta dalam konferensi pers daring, di YouTube BMKG, Jumat (9/12/2022).

Baca juga: Gempa M 5,8 di Sukabumi, BMKG: Gerakan Tanahnya Lebih Kuat dari Megathrust

Sembilan desa yang dilintasi garis patahan tersebut, yakni delapan desa di Kecamatan Cugenang yang terdiri dari Desa Ciherang, Desa Ciputri, Desa Cibeureum, Desa Nyalindung, Desa Mangunkerta, Desa Sarampad, Desa Cibulakan, dan Desa Benjot. Selain itu ada juga satu desa lainnya di ujung patahan yakni Desa Nagrak Kecamatan Cianjur.

"Panjang patahan ini sekitar 9 kilometer, dengan radius berbahaya kiri-kanannya 300-500 meter," ungkap Dwikorta.

Berdasarkan hasil survey BMKG, zona berbahaya direkomendasikan untuk direlokasi mencapai 8,09 kilometer persegi dengan total 1.800 rumah tinggal.

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, kawasan tersebut harus dikosongkan dari bangunan tempat tinggal, tapi dapat dialihkan menjadi lahan pesawahan, resapan, hingga konservasi.

Baca juga: Gempa Jember Berjenis Outer Rise Earthquake, BMKG: Bisa Picu Tsunami

"Berdasarkan zona bahaya tersebut, area yang terdokumentasi untuk direlokasi adalah area seluas 8,09 KM2 dengan hunian sebanyak kurang lebih 1.800 rumah yang berada di dalam zona bahaya patahan geser Cugenang, meliputi sebagian Desa Talaga, Sarampad, Nagrak, Cibulakan," ucap Daryono.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)