LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Kupiah Meukotop atau Masjid Besar Baitul Musyahadah dikenal memiliki bentuk atap yang mirip dengan kupiah. Sehingga banyak masyarakat sekitar menyebut masjid ini dengan sebutan Masjid Kupiah Meukotop.
Dilansir dari laman resmi Kementerian Keuangan, Selasa (13/12/2022), selain dikenal sebagai Masjid Kupiah Meukotop, masyarakat setempat juga kerap menyebut masjid ini sebagai Masjid Tengku Umar. Sebab masjid ini lokasinya berada di Jalan Teuku Umar.
Selain itu, sebagian masyarakat juga menyebut bahwa penamaan Masjid Teuku Umar karena Teuku Umar, seorang Pahlawan Nasional yang berasal dari Aceh sering memakai Kupiah Meukotop. Kemudian, keunikan lain dari masjid ini terletak pada pagar pintu. Selain atap masjid, pintu masjid juga memiliki bentuk Kupiah Masjid.
Baca Juga: Bangunan Sekitar Hancur, 7 Masjid ini Tetap Kokoh Saat BencanaNuasa tradisional khas Aceh bertaburan di masjid ini, apabila Sahabat Langit7 melihat dari luar maka akan melihat kubah berbentuk Kupiah Meukotop. Kemudian, jika Sahabat Langit7 melihat interior di dalam masjid, maka akan terlihat ornamen Pinto Aceh yang 2016 lalu ditetapkan sebagai warisan budaya Indonesia.
Tak hanya itu, Masjid Kupiah Meukotop ini juga berbentuk segi lima yang dapat dengan jelas dilihat dari udara. Konon bentuk segi lima itu melambangkan lima rukun Islam, serta perlambang Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Masjid ini juga menyediakan QR Code bagi jamaah yang tidak membawa uang tunai dan ingin menyumbang dapat melalui dompet digital (e-wallet). Tak lupa, masjid ini juga memiliki area parkir yang cukup representatif dan luas, hingga menampung puluhan bahkan ratusan kendaraan roda dua dan roda empat.
Baca Juga: Cara Jadi Muslim yang Baik, Awali dengan Rajin ke Masjid(zhd)