LANGIT7.ID, Jakarta - Timnas Maroko menjalani momen luar biasa dalam perhelatan
Piala Dunia 2022. Singa Atlas banyak menorehkan sejarah baru seiring kelolosan menembus babak semifinal Piala Dunia tahun ini.
Sejak awal fase penyisihan grup,
Maroko sempat diragukan bisa melangkah jauh di turnamen empat tahunan ini. Bagaimana tidak, Maroko yang tergabung di Grup F bukanlah menjadi yang difavoritkan untuk lolos.
Namun perlahan tapi pasti, Maroko mampu membuktikan kepada dunia akan kehebatannya. Tim asuhan
Walid Regragui itu berhasil menjuarai Grup F berkat hasil imbang melawan Kroasia (0-0), mengalahkan Belgia (2-0), dan Kanada (2-1).
Baca Juga: Mengenal Kapten Timnas Maroko, Jantung Pertahanan Singa AtlasDi babak 16 besar, Singa Atlas menyingkirkan Spanyol melalui babak adu penalti 3-0 (0-0). Kemudian di babak perempatfinal, Maroko sukses mengalahkan Portugal dengan skor tipis 1-0.
Maroko juga menasbihkan diri sebagai wakil Afrika pertama yang mampu melaju ke perempatfinal Piala Dunia. Lalu, apa kunci dibalik kesuksesan Maroko di Piala Dunia 2022? Jawabannya adalah doa dan restu orang tua para pemain.
Hal tersebut rasanya tidak dapat dikesampingkan. Sebagaimana yang dilakukan Achraf Hakimi saat mengalakan Belgia, dia langsung berlari menemui ibunya yang menonton di tribun.
Baca Juga: Maroko Torehkan Sejarah Piala Dunia dengan Hadirkan Kemuliaan Ibu di Lapangan HijauPelukan dan cubitan pipi mereka menjadi viral di seluruh platform media sosial. Pesepakbola berusia 24 tahun itu kemudian mengunggah foto di Instagram pribadinya saat dia sedang mencium kening ibunya dengan tulisan, "
I love you, Mom".
![Ada Doa dan Restu Orang Tua Dibalik Kesuksesan Timnas Maroko]()
Ibu Hakimi bukan satu-satunya orang tua pemain Maroko yang pergi ke Qatar untuk mendukung putranya di Piala Dunia 2022. Terlebih, pelatih Walid Regragui dan Presiden Federasi Sepak Bola Maroko Fouzi Lekjaa, mengizinkan anggota keluarga untuk menonton langsung setiap pertandingan di Qatar dengan markas yang berada di Hotel Wyndham Doha West Bay.
Walid mengatakan semua ini dilakukan guna menciptakan energi positif sebagai bagian dari strateginya untuk mendorong semangat para pemain. Selain itu juga untuk mendapatkan keuntungan yang akan terwujud di lapangan. "Kesuksesan kami tidak mungkin tanpa kebahagiaan orang tua kami," kata Regragui dikutip dari
Aljazeera, Selasa (13/12/2022).
Baca Juga: Selebrasi Keluarga Timnas Maroko Hangatkan Hati Masyarakat Dunia![Ada Doa dan Restu Orang Tua Dibalik Kesuksesan Timnas Maroko]()
Berkat cinta ibu, ayah dan keluarga, segala rintangan berhasil dilampaui hingga Timnas Maroko hingga mampu lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2022. "Saya bersumpah kepada Tuhan jika para pendukung tidak ada di sini, kami tidak akan melaju ke babak berikutnya!," ujar Regragui.
Kehangatan dan doa orang tua dalam kesukseskan Maroko juga mendapat respon positif dari para penggemar yang menonton langsung di Qatar. Banyak suporter Maroko yang menjadikan stadion di Qatar sebagai rumah kedua mereka.
![Ada Doa dan Restu Orang Tua Dibalik Kesuksesan Timnas Maroko]()
Sedikitnya 15.000 orang Maroko tinggal di Qatar dan beberapa ribu lainnya, dari seluruh dunia, telah melakukan perjalanan ke Piala Dunia pertama yang diselenggarakan oleh Arab. Hal ini menciptakan suasana yang mengintimidasi tim lawan di setiap pertandingan penyisihan grup mereka.
Baca Juga: Lolos ke Semifinal, Walid Regragui Impikan Maroko Jadi Juara Dunia(gar)