LANGIT7.ID, Jakarta -
Argentina menjadi negara di benua Amerika yang menjadi salah satu kandidat terkuat juara Piala Dunia 2022 di Qatar. Tim Tango akan menghadapi Prancis di laga final Piala Dunia pada Ahad, 18 Desember 2022 mendatang.
Argentina menjadi rumah bagi 1,2% penduduk beragama Islam dari total 46 juta jiwa penduduk. Pertumbuhan penduduk di negara yang memiliki wilayah terbesar kedua di Amerika setelah Brazil ini cukup banyak yakni 0,93%.
Mengutip laman Find Easy, masyarakat Argentina terbagi menjadi beberapa keyakinan yakni Kristen sebanyak 79,6%, tidak beragama 18,9%, atheis 6%, agnostik 3,2%, dan Islam 1,2%. Kristen menjadi agama paling banyak dianut di negara ini, sementara Islam menempati urutan paling kecil.
Baca Juga: Teladan Timnas Maroko, Menang Kalah Tetap Bersyukur
Kedatangan umat Islam di Argentina bisa ditelusuri kembali ke abad ke-15 dari eksplorasi serta penaklukkan Spanyol. Banyak muslim Spanyol dari semenanjung Iberia melakukan perjalanan ke negara asal Lionel Messi tersebut.
Mengutip Aboutislam.net, beberapa dari mereka menetap di Argentina karena merasa lebih aman dari penganiayaan dan pengasingan wajib dari Tanah Air mereka di Spanyol dan Portugal.
Dua masjid pertama saat ini di Argentina dbangun pada 1980-an di Buenos Aires. Pusat Islam terbesar membuka gerbangnya pada 1996. Kini, ada 10 Masjid di seluruh Argentina.
Kebanyakan merupakan keturunan Suriah atau Lebanon yang hijrah ke Amerika Selatan sejak 1850. Meski umat Islam merupakan minoritas, pemerintah Argentina dinilai cukup mengakomodasi kepentingan mereka.
Baca Juga: Lionel Messi Nantikan Perpisahan Sempurna bersama Argentina
Salah satu buktinya keberadaan Masjid
Islamic Cultural Center (ICC) di Buenos Aires. Masjid itu terwujud berkat kerjasama bilateral Argentina dengan Kerajaan Arab Saudi. ICC ini merupakan masjid yang terbesar di seantero Amerika Selatan.
Wacana pendirian Masjid ICC Buenos Aires bermula pada 1995. Presiden Argentina kala itu, Carlos Menem, atas nama negara menyumbangkan lahan seluas 3,5 hektar di kawasan Palermo, Buenos Aires kepada komunitas muslim setempat.
Atas dukungan Arab Saudi pula, Masjid ICC diberi nama lengkap Pusat Kebudayaan Islam Pemeliharaan Dua Tanah Suci, Raja Fahd (
Custodio de las Dos Sagradas Mezquitas, Rey Fahd).
Kompleks masjid sangat luas, yang terdiri dari beberapa bangunan. Bangunan utama adalah Masjid King Fahd yang mampu menampung 1.200 jamaah pria dan 400 jamaah wanita. Fasilitas yang dimiliki oleh masjid ini pun termasuk lengkap.
Baca Juga: Kepincut Keramahan Qatar, Turis Florida Terpikir Masuk Islam
Masjid King Fahd memiliki perpustakaan dengan koleksi 10 ribu buku, auditorium, kantor, dua bangunan sekolah dasar dan menengah dengan total 16 ruangan, kelas untuk belajar bahasa Arab, tempat makan untuk 120 orang, asrama yang mampu menampung 50 orang, laboratorium dan taman.
Masjid ini pun disebut sebagai pusat pembelajaran Islam terlengkap di Amerika Latin. Masjid ini tak hanya terbuka untuk umat Islam, tapi juga untuk umum. Biasanya ada wisatawan yang datang dan melihat kegiatan umat Islam di dalam masjid tersebut.
(jqf)