LANGIT7.ID, Doha - Pemain
Timnas Maroko tetap mendapat apresiasi luar biasa meski ditaklukkan
Prancis 2-0 dalam laga semifinal
Piala Dunia 2022 pada Kamis (15/12/2022) dini hari. Timnas Maroko pun menjadi perbincangan hangat di dinding maya twitter.
Para pecinta sepak bola merasa tak kecewa dengan hasil laga tadi malam. Mereka justru bangga melihat kegigihan tim Singa Atlas terus berjuang hingga peluit akhir berbunyi.
Momen paling mengharukan saat para pemain dan staf Timnas Maroko sujud syukur usai laga berakhir meskipun gagal lolos ke final. Mereka juga menyempatkan menyapa para suporter Maroko yang hadir di Al Bayt Stadium.
Baca Juga: Maroko Terhenti di Semifinal, Walid Regragui: Insya Allah Final Lain Kali
Sebenarnya, para pemain Timnas Maroko telah melakukan sujud Syukur semenjak awal-awal pertandingan Maroko di Piala Dunia 2022. Namun, kala itu Maroko tidak dalam kondisi kalah. Kali ini, meski kalah, tapi pemain Maroko tetap bersyukur. Ini merupakan implementasi dari ajaran Islam untuk tetap bersyukur apapun kondisinya.
Dari Shuhaib bin Sinan RA berkata, Rasulullah SAW bersabda:
عجبًا لأمرِ المؤمنِ . إن أمرَه كلَّه خيرٌ . وليس ذاك لأحدٍ إلا للمؤمنِ . إن أصابته سراءُ شكرَ . فكان خيرًا له . وإن أصابته ضراءُ صبر . فكان خيرًا له
“Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesempatan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya.” (HR Muslim).
Baca Juga: Jinakkan Maroko 2-0, Prancis Tantang Argentina di Final
Dukungan untuk Maroko Raih Juara 3Aktor kenamaan Indonesia mengaku terharu dengan perjuangan pemain Maroko di semifinal Piala Dunia 2023. Mereka datang membawa kejutan dan menjadi tim Afrika pertama yang menembus semifinal sepanjang sejarah pergelaran Piala Dunia.
“Semifinal Maroko VS Prancis bener-bener seru banget, Maa syaa Allah. Maroko harus mengakui keunggulan Prancis. Di menit awal Prancis sudah bisa jebol gawang Maroko lewat pemain Milan Theo Hernandez. Setelah itu serangan silih berganti, dua-duanya bermain ngotot,” tulis Teuku Wisnu di akun Instagram.
Salah satu momen menarik saat tendangan bicycle kick dilakukan Jawadel Yamiq mengenai mistar gawang. Namun, hal yang menarik saat melihat statistic pertandingan. Secara
shoot dan
shoot on target hampir seimbang.
Tapi, jika melihat
ball possesion Maroko unggul pak 62%. Kalau melihat performs rating para pemain, rata-rata pemain Maroko dapat rating yang bagus mengungguli pemain-pemain Prancis.
Baca Juga: Demam Maroko di Piala Dunia, Pedagang Jersey Replika Banjir Order
“Tapi itulah bola. Bola itu bundar pak. Kalau kotak susah menggelindingnya. Selamat untuk Prancis, dan selamat juga untuk Maroko, karena menjadi negara Afrika pertama yang bisa lolos sampai ke semifinal piala dunia. Bismillah juara 3 untuk kalian in syaa Allah,” ujar Teuku Wisnu.
Selain sujud syukur, ada pula momen mengharukan usai laga. Kylian Mappe menghampiri Achraf Hakimi yang tengah bersedih. Keduanya memang bersahabat di PSG. Mbappe datang menenangkan dan bertukar jersey. Bahkan, Mbappe tertangkap kamera mengenakan jersey Maroko milik Hakimi.
“Kalian tahu kan kalau Mbappe sama Achraf Hakimi itu sohiban di PSG?? Di
ending mereka sepakat untuk tukeran jersey negara mereka. Rivalitas hanya 90 menit di lapangan. Peluit akhir pertandingan berbunyi
fairplay kembali dijunjung,” ungkap Teuku Wisnu.
(jqf)