LANGIT7.ID, Jakarta - Menang atau kalah, Lionel Messi akan dikenang sebagai pemain terbaik dunia. Namun, kemenangan Argentina pada Piala Dunia 2022 akan mengiringi rencana pensiun La Pulga dengan husnul khatimah.
Pertandingan di Stadion Lusail malam nanti (18/12/2022) menjadi laga ambisi La Albiceleste untuk mengangkat trofi kembali sejak 1986. Sementara bagi pasukan Didier Deschamps, ini akan menjadi laga hidup dan mati untuk mempertahankan gelar.
Magis Leo belum habis mendekati karirnya yang menuju senja. Dia masih berdiri kokoh di atas puncak daftar sebagai pemain dengan jumlah gol dan assist terbanyak selama turnamen kali ini
Baca juga: Presiden FIFA: Piala Dunia 2022 Qatar Terbaik Sepanjang Sejarah Maestro ajaib Leo akan menjadi dirinya sendiri, bukan Diego Maradona dan bukan siapa-siapa. Seorang pemain yang dikenal nakal dan banyak akal bagi personal maupun rekan satu tim tentu akan menyulitkan Les Bleus.
Aurelien Tchouameni barangkali akan menjadi temboknya dalam laga nanti. Tugasnya dalam memperlambat Messi harus menjadi krusial bagi kesuksesan Prancis.
Mereka pernah saling berhadapan sekali sebelumnya, saat Paris St Germain dan Monaco bermain di liga Prancis pada musim 2021-22. Messi tampil lebih baik dari Tchouameni dalam pertemuan itu, dengan PSG menang 2-0 dan pemain Argentina itu memberikan assist untuk salah satu dari dua gol yang dicetak Mbappe.
Selain Messi, Lionel Scaloni juga memiliki banyak pesulap di lini tengah. Gelandang Atletico Madrid Rodrigo De Paul adalah pemain berbakat serba bisa. Leandro Paredes terus berdetak dan juga memiliki jangkauan passing yang luar biasa.
Lalu ada Alexis Mac Allister dari Brighton. Dia bahkan mungkin tidak ada dalam pikiran Scaloni kali ini tahun lalu, tetapi sepetak pertandingan yang memukau untuk The Seagulls di Liga Premier membuat semua orang membicarakannya.
Baca juga: Ambisi Messi Raih Gelar Pertama dan Jegal Prancis Prediksi Line-upArgentina: Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Nicolas Otamendi, Marcos Acuna; Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister; Julian Alvarez, Lionel Messi.
Prancis: Hugo Lloris; Jules Kounde, Raphael Varane, Ibrahima Konate, Theo Hernandez; Aurelien Tchouameni, Youssouf Fofana, Ousmane Dembele, Antoine Griezmann, Kylian Mbappe; Olivier Giroud.
Head-to-head Kedua tim kuat ini telah berhadapan sebanyak 12 kali, dengan Argentina menang enam kali dan Prancis tiga kali, serta tiga pertandingan tersisa berakhir imbang. Mereka telah bertemu tiga kali di Piala Dunia: kemenangan 1-0 untuk Argentina (gol oleh Luis Monti) di Uruguay 1930, kemenangan 2-1 untuk La Albiceleste di kandang pada 1978 (pencetak gol Argentina: Daniel Passarella dan Leopoldo Luque ), dan kemenangan spektakuler 4-3 untuk Les Bleus di Rusia 2018 (Antoine Griezmann, Benjamin Pavard, dan dua gol Kylian Mbappe untuk Prancis).
(sof)