Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Hikmah Bekerja Diniatkan Ibadah Picu Lebih Profesional

hasanah syakim Selasa, 20 Desember 2022 - 06:38 WIB
Hikmah Bekerja Diniatkan Ibadah Picu Lebih Profesional
Ilustrasi. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID, Jakarta - Sekretaris Pengurus Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sayuti berpesan agar meniatkan bekerja sekaligus sebagai ibadah. Menurut Sayuti, niat tersebut akan memotivasi diri untuk bekerja lebih baik dari sebelumnya atau bekerja lebih profesional.

"Sebagaimana perkataan yang diajarkan dalam Agama Islam, bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan besok harus lebih baik dari hari ini," kata Sayuti dalam kajiannya, dikutip Selasa (20/12/2022).

Lebih lanjut, Sayuti menjelaskan bekerja sebagai ibadah juga menjadi salah satu bentuk rasa syukur, yang dimiliki umat Muslim kepada Allah Ta'ala karena telah memberinya kesempatan.

"Sebab, nikmat sempat ini tidak semua orang bisa miliki, oleh karena itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bekerja sebagai ibadah, berangkat dari rumah diniatkan bukan cuma bekerja. Jadi pamit anak dan istri berangkat bekerja sekaligus untuk ibadah," ujarnya.

Selain itu, Dosen Universitas Ahmad Dahlan ini juga berpesan agar jangan merasa rendah diri dengan jenis-jenis pekerjaan yang dijalani selama pekerjaan itu halal. Sebab, jika diniatkan untuk ibadah maka keridaan Allah Ta'ala menjadi pengharapan utama.

Baca Juga: Tafsir Al Mu'minuun: Tidak Ada Dalil Atas Perbuatan Syirik

“Termasuk yang bekerja sebagai pembuat teh, supir, petugas kebersihan juga merupakan ibadah. Paling tidak jika bekerja diniatkan untuk ibadah, maka rezeki yang didapatkan menjadi jalan kebaikan karena yang diharapkan adalah keridaan Allah," tuturnya.

Selanjutnya, ungkap Sayuti, jika bekerja juga dimaknai sebagai ibadah maka pekerja tersebut, akan senantiasa memerbaiki pekerjaan atau ibadahnya itu. "Motivasi positif dalam bekerja tersebut akan terlihat dengan semakin turunnya prasangka jelek terhadap takdir," ujarnya.

Setiap takdir yang ada akan dijalankannya dengan ikhlas dan penuh dengan rasa syukur, serta optimisme kepada Allah Ta'ala. "Hidup yang berselimut syukur akan menjadikan bekal semangat seorang muslim dalam pekerjaannya," katanya.

Sayuti mengatakan, sebagai masyarakat dan bangsa Indonesia, hampir tidak alasan untuk mengeluhkan akibat suhu, cuaca maupun iklim. Sebab, jika dibandingkan dengan negara seperti yang ada di kawasan Afrika yang tandus, bangsa Indonesia seharusnya lebih bersyukur.

Sayuti juga mengingatkan bahwa bentuk syukur yang lain atas rizki yang dititipkan oleh Allah SWT adalah dengan murah hati dan bermurah dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). "Dengan kadar yang proporsional, ZIS yang dikeluarkan tersebut diharapkan dapat membantu orang lain yang membutuhkan," ucapnya.

Baca Juga: Karir Messi Paripurna Usai Raih Piala Dunia, La Pulga Ungkap Harapan Selanjutnya

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)