Muhammadiyah menolak jadi organisasi fikih semata. Dengan semangat tajdid, gerakan ini menafsir Islam sebagai kekuatan budaya dan ilmu yang menumbuhkan peradaban.
BTN Syariah dan PP Muhammadiyah perkuat sinergitas untuk mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia. Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah, menekankan pentingnya ekonomi syariah dalam mengatasi masalah sosial-ekonomi. BTN Syariah berkomitmen mendukung Amal Usaha Muhammadiyah di berbagai sektor. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah global.
Muhammadiyah Bekasi terus berkembang dengan peluncuran TK-ABA ke-13 di Grand Wisata. Fokus pada kualitas, TK ini dikelola Aisyiyah Kabupaten Bekasi. Sementara itu, Muhammadiyah Bekasi juga berencana mendirikan rumah sakit dan universitas. Kerjasama dengan pihak swasta dalam pengelolaan air minum dan poliklinik terpadu menjadi langkah awal pengembangan amal usaha di berbagai bidang.
Dahnil mendorong Muktamar ke 48 Muhammadiyah di Solo pada 18 sampai 20 November 2022 untuk merumuskan kembali agenda Gerakan Tajdid, pembaharuan jilid 2.
Tempat ini diharapkan juga sebagai wahana bagi anak muda untuk mengenal Buya Syafii dan mengenal dunia melalui koleksi maupun karya Buya yang disimpan di rumah in.
Memajukan Indonesia menjadi negara yang disegani dan berpengaruh di dunia diperlukan lima instrumen penting. Lima instrumen ini merupakan cita-cita para pendiri bangsa yang termuat pada alinea kedua pembukaan UUD 1945.
Tema yang akan diusung pada muktamar nanti adalah 'Memajukan Indonesia, Mencerahkan Semesta'. Ini dipilih untuk Muhammadiyah yang lebih maju dan terus berkontribusi besar bagi bangsa Indonesia.
Tak hanya pengecekan gula darah gratis, stand yang diisi oleh pihak Rumah Sakit Mitra Medika Narom, Bekasi, Cikarang, Jawa Barat ini juga melayani konsultasi tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Karnaval bertajuk 'Semangat Bermuktamar Dalam Kegembiraan dan Optimisme' ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Muktamar Muhammadiyah & Aisyiyah ke-48.