LANGIT7.ID, - Jakarta - Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Husnul Khotimah (STISHK)
Kuningan menggelar acara wisuda sarjana perdana di Ballroom Raja Seafood, Kunigan, pada Sabtu, 24 Desember 2022.
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Husnul Khotimah (STISHK) Kuningan, Mualim, mengatakan keberhasilan menyelesaikan studi merupakan berkat dan karunia Allah SWT yang patut disyukuri.
Baca juga: Wisudawati UMM Datang ke Acara Wisuda dengan Naik Kuda"Keberhasilan menyelesaikan studi sampai tingkat
sarjana bukan semata-mata karena kehebatan mahasiswa bersangkutan atau dosennya, tetapi keberhasilan tersebut merupakan berkat dan karunia Allah SWT yang patut untuk disyukuri," kata Mualim dalam keterangan resmi yang diterima Langit7, Senin (26/12/2022).
Kemudian, Mualim berpesan agar para sarjana senantiasa mengingat dan berterimakasih pad semua yang pihak yanng telah membantu. Selanjutnya, Mualim mengingatkan bahwa jenjang pendididikan bukan berarti menunjukkan kesempurnaan ilmu yang dipelajari.
"Selesainya sebuah jenjang pendidikan bukan berarti menunjukkan kesempurnaan ilmu yang dipelajari, karenanya para wisudawan tidak semestinya puas dengan gelar sarjana yang didapatkan, tetapi hendaknya tetap terus belajar baik secara formal maupun informal," lanjutnya.
Terakhir, Mualim menyebut bahwa nilai kemanfaat sebuah ilmu adalah ketika ilmu tersebut diamalkan.
Baca juga: TGB Beri Penghargaan 11 Wisudawan Al-Azhar Mesir Terbaik"Karenanya setiap wisudawan hendaknya senanti berusaha untuk mengamalkan setiap yang ilmu yang telah dipelajarinya sehingga memberikan manfaat yang seluas-luasnya kepada masyarakat, bangsa dan negara," tambah Mualim.
Sebagai informasi, acara wisuda perdana ini diikuti oleh Sidang Terbuka Senat STIS Husnul Khotimah Kuningan berjumlah 77 orang wisudawan, yang berasal dari dua Program Studi (Prodi) dan Prodi Hukum Keluarga (Akhwal Al Syakhshiyah) dan Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah).
Para wisudawan tersebut telah melalui beberapa proses akademik meliputi proses Ujian Komprehensif, Ujian Tahfidz Al Quran, Seminar Ujian Proposal, Sidang Ujian Skripsi dan Sidang Yudisium.
Dari 77 wisudawan terdapat sebanyak 50 orang sudah diterima bekerja di berbagai lembaga mitra, sebagian ada yang masih mengabdi di lingkungan Yayasan Husnul Khotimah Kuningan.
Baca juga: STID Mohammad Natsir Wisuda 91 Dai, Ini Pesan Ketum Dewan Da’wahPada wisuda perdana ini, diharapkan para lulusan dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kompetensi, profesional, serta berbudi luhur dan berpegang teguh pada Al-Qur’an. Hal ini sesuai dengan tagline STISHK Kuningan, yakni Qur’anic, Integrity, dan Scientific.
Setiap lulusan juga diharapkan dapat bersaing di dunia kerja, baik dalam lingkup nasional maupun internasional. Selain itu, hal terpenting lainnya adalah dapat tetap menjaga nama baik almamater.
Sidang Terbuka Senat STIS Husnul Khotimah Kuningan ke-1 yang dipimpin langsung oleh KH. Mu’tamad, Lc., M.Pd., Al-Hafidz selaku Ketua Umum Yayasan Husnul Khotimah Kuningan.
(est)