LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa wisata kopi begitu potensial untuk dikembangkan atau direplikasi di wilayah lain.
Menurut Sandiaga, melalui wisata kopi ini, wisatawan tidak sekadar diajak menikmati kopi khas Tanah Air, akan tetapi juga akan dipandu mengenal lebih jauh tentang kopi.
"Mulai dari datang ke
kebun kopi, mengenal jenis-jenis kopi, cara pengolahan, sampai dihidangkan sambil berinteraksi langsung dengan petani kopi,” kata Sandiaga dalam keterangannya Kamis (5/1/2023).
Baca juga: Waspada saat Wisata Kuliner, Kesehatan Makanan Perlu Diperhatikan Pada kesempatan tersebut, Sandiaga juga mengapresiasi inisiatif para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Bali, bersama Teman Parekraf Nasional (TEPANAS) menghadirkan paket wisata kopi (Coffee Tour) serta menawarkan wisatawan pengalaman menarik dalam menikmati kopi.
Pada tahap awal,
paket wisata kopi ini akan dihadirkan di Kintamani. Kemudian, akan dikembangkan ke berbagai daerah penghasil kopi di Tanah Air, terutama di lima destinasi pariwisata super prioritas.
"Kami optimis inisiasi dalam menghadirkan paket wisata kopi akan menarik minat wisatawan karena menawarkan pengalaman wisata yang berkualitas dan berkelanjutan," tegasnya.
Menurut Sandiaga, dengan paket wisata kopi, wisatawan terutama anak muda menjadi lebih mengenal kopi Indonesia. Dalam wisata kopi, para pelaku usaha pariwisata (travel agent) akan bekerja sama langsung dengan petani lokal.
Baca juga: Burung Curik Bali Dijadikan Ikon Pariwisata di Bali Bagian Barat "Saya berharap ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) dapat ikut mendorong agar restoran, cafe, dan hotel dapat memberdayakan petani lokal. Juga, mendapatkan suplai kopi dari para petani, sehingga akan memperkuat ketangguhan industri," ujar Sandiaga.
(sof)