LANGIT7.ID, Denpasar - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf),
Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan keberadaan Curik Bali menjadi salah satu ikon pariwisata di Bali bagian barat.
Menurut Sandiaga, upaya pelestarian keberadaan Curik Bali ini dapat menjadi salah satu daya tarik wisata unik bagi wisatawan. Terlebih dalam menghadirkan konsep pariwisata berkualitas dan keberlanjutan.
"Saya usulkan pariwisata berbasis konservasi, berbasis ecotourism ini dapat terus diperkuat untuk menjadi daya tarik," kata Sandiaga dalam keterangan persnya dikutip Ahad (1/1/2023).
Baca juga: Liburan Tahun Baru Bisa Bernilai Ibadah, Niatkan karena Allah SWT Hal tersebut mengingat, pelestarian Curik Bali tidak bisa ditemui di mana-mana, akan tetapi hanya terdapat di Taman Nasional Bali Barat.
"Burung Curik Bali memang satwa khas endemik Bali Barat. Populasinya dulu sempat merosot tajam bahkan hampir punah karena hanya tersisa 6 ekor di alam bebas. Namun dengan upaya konservasi yang dilakukan, saat ini jumlah burung Curik Bali yang terdata mencapai 560 ekor," ungkapnya.
Dengan memperkenalkannya kepada wisatawan untuk mengenal lebih jauh tentang burung Curik Bali dan wisatawan diajak terlibat dalam upaya konservasi melalui paket wisata yang ditawarkan, tentu akan memberikan pengalaman yang menarik bagi wisatawan.
Baca juga: Wisata Batu Alif, Ikon Wisata Desa Wisata dan Konservasi Minang Rua "Ini akan menjadi daya tarik dan secara otomatis menjadi magnet kunjungan ke Bali barat terutama Jembrana. Terlebih jika nanti infrastruktur aksesibilitas yakni jalan tol Probolinggo-Banyuwangi serta Denpasar-Gilimanuk rampung maka ini akan menarik kunjungan lebih banyak wisatawan," terang Sandiaga.
Lebin lanjut, Sandiaga mengungkapkan bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) secara maksimal akan mendukung, salah satunya dengan menyiapkan berbagai pelatihan dan pendampingan serta promosi.
"Kami akan promosikan secara totalitas dan interkoneksinya kami akan pantau betul supaya nanti pengalaman baik dari segi pariwisata maupun ekonomi kreatifnya. Kami juga petakan kerja sama untuk meningkatkan investasi di Bali Barat," tuturnya.
(sof)