LANGIT7.ID-Jakarta; Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan keseriusannya membangun Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci). Proyek strategis sepanjang 206,65 kilometer yang menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah ini ditargetkan mulai dibangun tahun 2026 dan beroperasi pada 2029. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Menteri PU Dody Hanggodo dalam kunjungan kerjanya ke Bandung, November 2025 lalu.
“Proses biasa aja, nggak ada masalah tapi biasanya sih urusan di lahan. Targetnya sih kalau bisa 2026, ya pasti 2026 lah, nggak mungkin nggak lah,” tegasnya. Kabar ini menjadi angin segar bagi pariwisata Kabupaten Pangandaran, yang siap menyambut revolusi aksesibilitas.
Revolusi Waktu Tempuh: "Day Trip" Bandung-Pangandaran Jadi KenyataanDampak paling nyata dari Tol Getaci adalah pemangkasan drastis waktu perjalanan. Saat ini, perjalanan Bandung-Pangandaran yang berjarak 170 km bisa memakan waktu 6-7 jam, bahkan lebih lama saat liburan karena kemacetan parah di titik-titik seperti Cileunyi, Nagreg, dan Leles.
Dengan Tol Getaci, perhitungannya berubah total. Asumsi kecepatan rata-rata 90 km/jam di jalan tol, perjalanan Bandung-Pangandaran bisa ditempuh hanya dalam 2 jam saja. Artinya, konsep pulang-pergi dalam sehari (day trip) dari Bandung ke pantai primadona Jawa Barat ini akan menjadi sangat realistis dan praktis.
Simulasi "Day Trip" Impian:
· Berangkat dari Bandung selepas Subuh (05.00 WIB).
· Tiba di Pangandaran pukul 07.00 WIB.
· Menikmati 170 objek wisata yang tercatat di Disparbud Pangandaran—mulai dari pantai, body rafting, goa, hingga wisata budaya—selama 8 jam.
· Pulang pukul 15.00 WIB, dan sampai di Bandung sebelum Maghrib di hari yang sama.
Akses untuk wisatawan Jakarta juga akan jauh lebih mudah, dengan perkiraan waktu tempuh berkurang dari 8-9 jam menjadi hanya sekitar 4 jam.
Pintu Masuk Menuju Surga WisataUntuk mencapai Pangandaran via Tol Getaci, kendaraan akan keluar melalui Gerbang Tol Patimuan, yang terhubung langsung dengan jalan nasional menuju jantung pariwisata tersebut. Gerbang ini menjadi salah satu dari 10 gerbang tol yang akan dibangun di sepanjang ruas tol ini, mencakup kota-kota seperti Majalaya, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan berakhir di Cilacap.
Pembangunan tol yang terbagi dalam dua tahap (Gedebage-Tasikmalaya dan Tasikmalaya-Cilacap) ini dipastikan akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi dan pariwisata. Bagi Pangandaran yang sejak pemekaran tahun 2012 terus mengandalkan sektor pariwisata, kehadiran Tol Getaci bukan sekadar akses jalan, melainkan jalan percepatan untuk menyambut lebih banyak wisatawan dan mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan yang kini semakin terjangkau.(*/saf)
(lam)