LANGIT7.ID-Jakarta; Ini kabar menggembirakan bagi jamah haji Indonesia. Pemerintah Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, telah mengambil langkah strategis besar untuk meningkatkan pelayanan terhadap jemaah haji dan umrah. Hal ini diwujudkan dengan keberhasilan memenangkan lelang untuk pengembangan Kompleks Haji Indonesia yang terletak sangat strategis di Makkah, Arab Saudi.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa lokasi yang dipilih oleh Presiden hanya berjarak sekitar 500 meter dari Masjidil Haram, sebuah keistimewaan yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi. "Kita memilih lokasi yang sangat dekat untuk memudahkan dan memuliakan perjalanan ibadah jemaah kita," ujarnya usai Retret Kabinet Merah Putih di Bogor, Selasa (6/1/2026).
Kompleks ini akan dikembangkan dalam dua fase utama. Fase pertama adalah pemanfaatan Hotel Novotel Thakher Makkah yang telah dibeli. Hotel dengan tiga menara dan 1.461 kamar ini diharapkan dapat mulai beroperasi tahun ini, menampung sementara sekitar 24.000-25.000 jemaah.
Fase kedua adalah pembangunan Kompleks Haji Indonesia yang komprehensif di atas lahan seluas sekitar lima hektare. Rencananya, kompleks tersebut tidak hanya berisi akomodasi, tetapi juga fasilitas pendukung lengkap seperti mal, klinik kesehatan, dan food court. "Kita berharap jemaah memiliki tempat yang representatif dan nyaman, tidak hanya untuk haji tapi juga untuk jutaan jemaah umrah kita yang mencapai hampir 1,8 juta per tahun," tambah Prasetyo.
Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga memimpin proses transaksi, mengungkapkan bahwa pembelian hotel dan lahan ini menelan investasi sekitar US$ 500 juta. Pengembangan lanjutan, termasuk pembangunan 13 menara tambahan (sehingga total kamar menjadi 6.025) dan pusat perbelanjaan, memerlukan tambahan investasi sebesar US$ 700-800 juta.
"Ini merupakan langkah transformatif. Dari yang sebelumnya jemaah kita tinggal di lokasi berjarak 4,5 hingga 6 kilometer dari Masjidil Haram, kini kita akan memiliki kompleks sendiri di lokasi terbaik, hanya beberapa menit berjalan kaki," jelas Rosan.
Dengan fasilitas yang terintegrasi dan lokasi yang sangat strategis, Kompleks Haji Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, efisiensi, dan kemandirian Indonesia dalam menyelenggarakan ibadah haji dan umrah di masa depan.(*/saf)
(lam)