LANGIT7.ID, JAKARTA - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief mengatakan, Kementerian Agama bakal menyiapkan petugas khusus untuk mendampingi jamaah haji lanjut usia (lansia).
Dia menyatakan bahwa para petugas tersebut telah terlatih hingga memiliki kemampuan khusus dalam mendampingi dan melayani jamaah lansia.
“Kemenag akan siapkan petugas yang memiliki wawasan dan memahami cara memberikan layanan kepada jemaah risiko tinggi,” ujar Hilman dalam keterangannya di Arab Saudi, dikutip Kamis (12/1/2023).
Baca Juga: Kuota Haji Naik, DPR Minta Pemerintah Beri Pelayanan TerbaikHilman berharap, seluruh calon jamaah Haji Indonesia untuk mempersiapkan diri dalam menyambut musim haji sehingga memenuhi syarat istithaah. Proses pemeriksaan kesehatan akan dilakukan bekerja sama sesuai dengan standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
“Untuk tahun ini tidak lagi ada isu Covid-19. Namun, kami menyarankan jamaah tetap berhati-hati dan mulai menyiapkan diri dengan baik. Kemenag juga akan melihat istithaah jemaah dari segi kesehatan, dan itu tetap akan kita terapkan. Selain menjaga kesehatan dan fisik tetap prima, juga seperti disampaikan Pak Menteri jemaah haji harus mempersiapkan secara baik manasik hajinya,” tutur dia.
Hilman memaparkan bahwa pemerintah Arab Saudi menetapkan kuota haji Indonesia kembali normal, sebanyak 221.000 jamaah. Setidaknya ada 62.879 jemaah yang masuk kalangan lansia.
Oleh karena itu, lanjut dia, penting bagi Kemenag untuk mempersiapkan para petugas khusus guna mendampingi para lansia menunaikan ibadah haji.
“Saat ini, jemaah dengan usia di atas 65 tahun jumlahnya lebih banyak dari biasanya. Sebab, ada banyak yang sebelumnya tertunda keberangkatan sehingga mereka berkumpul di tahun ini,” ujarnya.
(zhd)