LANGIT7.ID - , Jakarta - Seorang muslim wajib hukumnya menjalankan segala perintah Allah SWT, salah satunya
ibadah salat. Namun, saat ini banyak ditemui orang Islam yang tidak salat dan yang rajin beribadah tetapi masih melakukan
maksiat.
Apa penyebab dan cara mengatasinya?
Direktur Markaz Hijrah Indonesia, Ustaz Muhammad Fakhrurrazi Ashar mengatakan terdapat orang-orang yang masih kecanduan dengan maksiat meski menjalankan ibadah seperti salat,
puasa, dan lainnya.
Baca juga: Rajin Ibadah tapi Masih Belum Dapat Rezeki, Ini JawabannyaDia pun merumuskan penyebab ahli ibadah yang masih berbuat maksiat menjadi dua hal. Pertama adalah gagal dalam kekhusyukan, keikhlasan, dan kesempurnaan beribadah.
"Penyebab orang yang ibadah tetapi masih melakukan maksiat, berarti ibadahnya orang ini belum masuk pada titik khusyuk, ikhlas, dan sempurna. Tiga hal ini harus kita lengkapi ketika kita salat, sedekah dan lainnya," ujar Ustaz Fakhrurrazi dalam kajian pagi yang diikuti Langit7, Jumat (13/1/2022).
Ustaz Fakhrurrazi mengatakan dalam beribadah hendaknya khusyuk atau fokus dan semata-mata karena Allah Ta'ala. Setelah itu lakukan ibadah dengan ikhlas dengan berharap ridho Allah SWT. Dan sempurnakan semua dari rukun hingga kewajiban.
Karena itu, tambahnya, bila tiga hal ini tidak digunakan maka akan menyebabkan orang masih melakukan maksiat, meski rajin beribadah.
Alumni Internasional University Of Africa, Sudan itu mengatakan ketika beribadah, seperti sedekah, salat, dan lainnya, harus dilakukan secara sempurna. Artinya bukan dilakukan sebagai penggugur kewajiban saja.
Baca juga: Rajin Ibadah Rezeki Malah Seret, Ini Kata Habib Novel"Banyak sekali hal-hal yang bisa membuat orang itu celaka karena dia salat sekedar salat. Jadi jangan lagi ada istilah sedekah, sekedar sedekah. Mampunya 1 juta tapi sedekahnya 10 ribu, sekedarnya saja yang penting sedekah. Ini jangan, sempurna," katanya.
"Jadi semua tugas kita sempurna, jangan sekedar digugurkan. Beda ya menggugurkan kewajiban dan menyempurnakan tugas. Lebih tepatnya salat itu tugas dan tanggungjawab, sedekah itu tanggungjawab karena amanah harta. Makanya tiga hal ini menjadi sesuatu yang penting untuk diperhatikan," imbuhnya.
Kemudian, penyebab kedua seseorang rajin ibadah juga maksiat disebut Ustaz Fakhrurrazi karena belum sampai pada derajat ihsan.
"Ia masih merasa tidak diawasi Allah SWT. Itulah alasan ihsan paling tinggi sebab ia beribadah seakan-akan melihat Allah SWT. Dan jika tidak melihat Allah, maka ia yakin Allah melihatnya," terangnya.
Dia menekankan agar umat Islam memperhatikan hal ini, di mana ihsan mengangkat kualitas amal dan keimanan.
"Karenanya jika ada orang yang masih rajin salat tetapi masih maksiat maka itu terkadang ihsannya kurang," cetus Ustaz Fakhrurrazi.
Baca juga: Waspadalah, Rajin Ibadah Bukan Jaminan Masuk Surga(est)