LANGIT7.ID - "Begadang jangan begadang kalau tiada artinya" tak berlebihan lirik ini ditulis demikian oleh Raja Dangdut, Rhoma Irama, sebab efek negatif begadang sangat serius.
Tidur diperlukan untuk mengistirahatkan tubuh dan otak. Tidak memiliki waktu istirahat cukup bisa menggangu kinerja tubuh
Paling berbahaya adalah saat kita dengan sengaja mengurangi waktu tidur untuk urusan yang tidak terlalu penting seperti bermain game, atau nongkrong bersama teman.
Dokter Tirta Mandira Hudhi mengungkapkan, 7 jam adalah durasi ideal seseorang tidur untuk istirahat.
“(Tidur) 7 jam itu digunakan untuk mengganti sel tubuh yang rusak, mengganti sel-sel kulit, dan membantu otak beristirahat.”
Bahaya begadang lainnya bagi kesehatan tubuh dijelaskan oleh dokter asal Solo ini melalui kanal YouTube milik Tirta, PengPengPeng.
Rusaknya sel-sel tubuhKurangnya durasi tidur, membuat tubuh tidak punya cukup waktu memulihkan sel-sel tubuh rusak yang harus diperbaharui setiap harinya.
Saat begadang menjadi sebuah pola kebiasaan, tubuh akan mengalami kelelahan membuat sel-sel rusak terus menumpuk karena tidak sempat dipulihkan kembali.
Rusaknya sel-sel pada tubuh yang terus menumpuk bisa menyebabkan seseorang rentan mengalami kanker.
Kerusakan otakDokter Tirta menyebut, saat otak memerlukan oksigen, tubuh akan meresponnya dengan rasa kantuk sebagai sinyal untuk beristirahat. Seperti prosesor pada sebuah komputer, otak adalah organ penting yang menjadi pusat komando aktivitas tubuh.
Saat otak mengalami penurunan kinerja karena kelelahan, sudah pasti akan memengaruhi perintah kerja pada organ tubuh lainnya.
Tidur adalah salah satu cara mengistirahatkan otak. Hal terburuk yang terjadi saat seringnya begadang adalah matinya jaringan otak.
“Saat otak mengalami kematian jaringan, akan menyebabkan stroke. Sel otak akan sangat sulit untuk pulih seperti semula, tidak seperti pemulihan pada sel kulit saat mengalami luka. Otak itu susah (pulih),” ungkap dokter Tirta.
Berbagai penyakit jantungBegadang membuat durasi tubuh untuk bekerja jadi lebih panjang, apabila terus dipaksa bekerja, maka kerja jantung akan jadi berlebih. Tubuh yang lelah membuat sel jantung yang mengalami kerusakan juga tidak sempat untuk diganti, begitu juga dengan organ tubuh lain seperti mata dan hati
“Terjadi penumpukan kelelahan dan tidak sempat menyaring (sel-sel rusak), hati tidak sempat bekerja, yang akan terjadi jika diteruskan adalah gagal jantung,” ungkap dokter yang akrab disapa Cipeng ini.
Yuk mulai sayangi tubuh sebagai investasi kesehatan jangka panjang dengan mengurangi kebiasaan begadang, jika harus terjaga semalaman karena tuntutan pekerjaan, sebisa mungkin langsung luangkan waktu beristirahat segera setelah pekerjaan selesai.
"Begadang jangan begadang" tak berlebihan lirik ini dibuat oleh Raja Dangdut, Rhoma Irama, sebab efek negatif begadang sangat serius.
(arp)