LANGIT7.ID - , Jakarta - Baru-baru ini
aksi begal kembali marak di kawasan Ibu Kota DKI Jakarta. Terbaru, aksi begal terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/1/2022), pukul 03.00 WIB, yang menimpa seorang
driver ojek online alias ojol.
Kejadian yang diketahui dari unggahan di akun Instagram @Seputar_Jaksel hingga viral di
media sosial itu mengakibatkan korban kehilangan motor dan handphonenya.
Pembegalan sendiri merupakan aksi merampas di tengah jalan dengan menghentikan pengendaranya. Biasanya, pembegalan terjadi di jalanan yang jauh dari keramaian, perampok, penyamun, penggarong.
Baca juga: Marak Aksi 'Begal' Rekening, Kenali 4 Modus Ini agar Tak TertipuMerujuk dari TBNews Polda Kepri, Senin (16/1/2022) berikut ini delapan cara agar Anda terhindar jadi target begal:
1. Kenali medan yang akan dilalui
Saat ingin bepergian ke suatu tempat, sebaiknya kenali jalan yang akan Anda lalui. Jika masih awam berusahalah untuk melewati jalan utama yang ramai atau jalan yang paling dekat tapi sudah paham kondisi jalur yang akan dilewati.
Hindari melewati jalan sepi terutama pada malam hari. Lebih baik jalan dengan jalur jauh asalkan ramai.
2. Jangan berhenti di tempat sepi pada malam hari
Pelaku begal biasanya melancarkan aksinya sekitar pukul 23.00 hingga 04.00 pagi dan mencari korban di tempat yang sepi. Karenanya, hindarilah bepergian pada malam hari dan usahakan tidak melewati jalan yang sepi. Namun, jika terpaksa harus berhenti carilah tempat yang aman dan ramai oleh warga.
3. Jangan berkendara dengan kecepatan konstan
Salah satu sasaran empuk para begal adalah pengendara yang dengan kecepatan konstan atau tidak mengubah kecepatan selama kurang lebih dari 5 menit, terutama pengendara sambil melamun.
Jika Anda terlihat lihai berkendara dan "senang bermain" dengan motor, para begal akan berpikir lebih panjang lagi untuk mengejar Anda.
Baca juga: 5 Fakta Klitih di Jogja, Aksi Begal Geng Motor yang Lagi Viral
4. Berupayalah untuk mempersenjatai diri anda
Hal yang tak kalah penting, untuk melindungi diri dari sesuatu yang tidak diinginkan adalah dengan membawa senjata. Anda cukup bawa penyemprot merica (pepper spray) atau alat kejut listrik (stun gun) di tas.
5. Berhati-hati pada orang yang berpura-pura atau mencurigakan
Berhati-hatilah kepada orang yang berpura-pura menanyakan alamat, pastikan Anda berada di sekeliling orang banyak. Jika ada orang menyetop di tempat sepi, lebih baik Anda segera tancap gas.
6. Hindari melewati jalanan yang sepi
Sebisa mungkin hindari melewati jalan sepi jika harus pulang larut malam dengan menggunakan sepeda motor. Lebih baik cari alternatif jalan lain yang cukup ramai. Tak masalah jika harus lebih jauh, hal ini tentu demi keselamatan diri dan menghindari begal tersebut.
Baca juga: Untuk Pengendara Motor, Ini Cara Berkendara Aman Dekat Truk
7. Nyalakan klakson jika ada yang membuntuti
Jika sekiranya merasa sesuatu mencurigakan ketika sedang berkendara pada malam hari seperti diikuti oleh segerombolan orang, segera bunyikan klakson sekeras mungkin dan tanpa jeda. Ini tentunya untuk menarik perhatian orang lain atau warga sekitar.
8. Bawa kunci kontak cadangan
Pelaku begal tak jarang melakukan aksinya dengan mematikan motor korban dan mengambil kunci kontaknya. Supaya terhindar dari aksi ini, bekali diri Anda dengan membawa kunci kontak cadangan. Sehingga saat motor dimatikan dan diambil kuncinya oleh pelaku begal, Anda bisa menggunakan kunci cadangan untuk menghidupkan motor kembali.
(est)