LANGIT7.ID, Jakarta - Sosok Qarun ramai diperbincangkan setelah disinggung oleh Budayawan Emha Ainun Najib atau
Cak Nun. Cak Nun menyebut Qarun zaman sekarang di Indonesia adalah pengusaha Anthony Salim dan 10 Naga merujuk para pengusaha yang konon menguasai perekonomian Indonesia.
Qarun adalah sosok bukan Nabi yang kisahnya diabadikan dalam Al-Qur'an. Allah menceritakan kisah Qarun kepada Nabi Muhammad dalam Al-Qur'an surat Al-Qasas ayat 76 sampai 78.
Dikutip Tafsir Al Munir karya Wahbah az- Zuhaili, nama asli Qarun adalah Ibnu Yashhur bin Qahats. Qarun adalah anak dari paman Nabi Musa. Ibnu Abbas mengatakan dia juga putra dari bibi Nabi Musa.
Baca juga: Terkesima Surat di Al-Qur'an, Jeffrey Lang Putuskan Masuk Islam Qarun disebut al-Munawwar karena wajahnya yang rupawan. Dia adalah orang yang paling hapal dan paling alim dari Bani Isra'il terhadap Taurat.
Lalu dia munafik sebagaimana as-Samiri. Kezalimannya karena hartanya yang banyak telah membinasakannya.
Seberapa kayakah Qarun? Wahbah Az-Zuhaili menjelaskan, Allah memberikannya harta yang banyak, sampai-sampai kunci gudangnya berat untuk dipikul oleh sekelompok laki-laki. Saking beratnya, kunci-kunci gudang hartanya harus dipikul 60 ekor unta.
Para juru dakwah dan nasihat dari kaumnya menasihati agar jauh dari kesombongan, keangkuhan. Serta menggunakan hartanya untuk mendapatkan ridha Allah dengan memanfaatkan sebagian untuk kemaslahatan dunia secukupnya.
Akan tetapi, Qarun enggan untuk menjalankan nasihat mereka dan dia berkata, "sesungguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku" secara lahir, dia mengumpulkan harta karena kecerdasan dan pengalamannya dalam urusan perdagangan.
Kesombongan dan keangkuhan telah menderanya untuk keluar dalam rombongan megah dan hiasan yang mewah menakjubkan. Sebagian orang terpedaya dengan penampilannya.
Dalam sebuah parade harta, Qarun berangkat suatu iring-iringan lengkap dengan pengawal, hamba sahaya, dan inang pengasuh untuk mempertontonkan ketinggian dan kebesarannya kepada manusia.
Dalam parade kekayaaan itu, terdapat 600 orang pelayan terdiri atas 300 laki-laki dan 300 lagi pelayan perempuan. Qarun dikawal 4.000 penjaga dan diiringi 4.000 binatang ternak yang sehat.
Baca juga: Kisah Carrie Bracken, Jadi Mualaf usai Terima SMS Berbahasa Arab saat akan Bunuh Diri Akibat dari kesombongan, kezaliman dan pengingkarannya terhadap nikmat, Allah menenggelamkan dia dan rumahnya ke dalam tanah. Dan kelak, harta terpendam dikenal sebagai Harta Karun.
اِنَّ قَارُوْنَ كَانَ مِنْ قَوْمِ مُوْسٰى فَبَغٰى عَلَيْهِمْ ۖوَاٰتَيْنٰهُ مِنَ الْكُنُوْزِ مَآ اِنَّ مَفَاتِحَهٗ لَتَنُوْۤاُ بِالْعُصْبَةِ اُولِى الْقُوَّةِ اِذْ قَالَ لَهٗ قَوْمُهٗ لَا تَفْرَحْ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِيْنَTerjemahan:
Sesungguhnya Qarun termasuk kaum Musa, tetapi dia berlaku zalim terhadap mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya, “Janganlah engkau terlalu bangga. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang membanggakan diri” (Al Qasas ayat 76).(sof)