LANGIT7.ID, Jakarta - Dr Amr bin Reda Al Maddah, Wakil Kementerian Haji dan Umrah untuk Layanan Haji dan Umrah Arab Saudi, paket haji 2023 turun 30% persen lebih murah dibandingkan 2022. Tapi, saat bersamaan Kementerian Agama RI mengusulkan kenaikan biaya haji.
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengusulkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1444 H/2023 M rata-rata Rp69.193.733,60. Jumlah ini adalah 70% dari usulan-usulan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang mencapai Rp98.893.909,11.
Usulan tersebut bertolak belakang dengan kebijakan yang dikeluarkan Arab Saudi. Dr Amr bin Reda Al Maddah mengatakan, paket haji tahun ini 30% lebih murah dibandingkan tahun lalu. Dan 90% paket haji ekonomi telah terjual sejauh ini.
Baca Juga: Menag Usul Biaya Haji Naik Jadi Rp69 Juta per Jamaah
Selain itu, berdasarkan laporan Gulf News, Arab Saudi juga telah mencabut semua pembatasan yang diberlakukan pada ibadah haji. Pembatasan-pembatasan itu merupakan kebijakan saat Covid-19 mewabah secara global.
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al Rabiah, mengatakan, jumlah jemaah haji akan kembali ke angka pra-pandemi dengan pembatasan, termasuk batasan usia. Sebelum pandemi, sekitar 2,5 juta muslim dari seluruh dunia berkumpul setiap tahun untuk menunaikan ibadah haji di kota suci Mekkah.
Baca Juga: Arab Saudi Turunkan Biaya Asuransi Umrah hingga 63 Persen
Pada 2020, hanya beberapa ribu jamaah haji karena ada kebijakan pembatasan jarak sosial yang ketat. Pada 2021, jamaah haji sekitar 60 ribu saja yang menunaikan ibadah mulia tersebut.
(jqf)