alexametrics
Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 07 Februari 2023
home lifestyle muslim detail berita

Makna Sedekah, Harta Cukup di Tangan Jangan Sampai Masuk ke Hati

mahmuda attar hussein Selasa, 24 Januari 2023 - 15:45 WIB
Makna Sedekah, Harta Cukup di Tangan Jangan Sampai Masuk ke Hati
Makna Sedekah, Harta Cukup di Tangan Jangan Sampai Masuk ke Hati. (Foto: Istimewa).
LANGIT.ID, Jakarta - Rasulullah SAW mengatakan bahwa sedekah disebut sebagai burhan. Untuk itu umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak berbagi kepada sesama dan terus ikhlas.

Dalam hadis dari Abu Malik al-Asy’ari RA, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Salat adalah cahaya, sedekah itu burhan, dan sabar itu sinar. (HR. Muslim dan Ahmad).

Lantas apa makna dari sedekah sebagai burhan yang disebutkan Rasulullah itu?

Penceramah, Buya Yahya menjelaskan sedekah disebut sebagai burhan (bukti), karena sedekah merupakan bukti iman seseorang terhadap adanya hari kiamat.

"Jadi sedekah itu sebagai bukti akan ketulusan dalam keimanan seorang muslim," ujar dia dalam penggalan kajiannya, dikutip Selasa (24/1/2023).

Orang dengan keimanan yang kuat akan menilai sedekah sebagai perkara yang mudah untuk dilakukan. Sebaliknya, orang dengan ciri keimanan yang lemah akan sulit mengeluarkan sejumlah hartanya untuk sedekah.

"Sedekah itu mengeluarkan uang dan dunia dari tangan kita, tentunya dengan sebuah keyakinan (iman)," jelasnya.

Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al Bahjah ini menambahkan, tanda iman dan hati manusia hanya untuk sang Pencipta adalah mudahnya bagi mereka untuk bersedekah.

Tidak hanya itu, orang-orang dengan tanda keimanan yang baik, mereka juga akan lebih mudah sabar ketika menghadapi sebuah cobaan.

"Kalau ternyata gampang bagi kita untuk membantu, mudah sabar, itu berarti ada cahaya dalam diri ini," ujarnya.

Sebaliknya, lanjut dia, orang yang terlalu mudah marah dan emosi, bisa jadi menandakan hilangnya cahaya dalam hati dan dirinya.

"Bagi Anda yang masih termasuk golongan yang harus belajar, mulai hari ini latih lah diri kita untuk bisa senang bersedekah, supaya ada cahaya, hujjah, dan burhan di hati kita," jelasnya.

Menurutnya, kedudukan dan posisi harta cukup berada di tangan manusia. Sehingga tak perlu harus sampai masuk ke hatinya.

Pasalnya, orang yang telah menjadi budak dunia sementara lupa akan urusannya dengan Allah, akan membuatnya tamak dan sulit bersedekah di jalan-Nya.

"Kita mesti mendahulukan Allah dalam setiap urusan, termasuk sedekah untuk masjid, pesantren, fakir miskin, dan sebagainya agar bisa disalurkan dengan mudah."

"Entengnya seseorang bersedekah menandakan bahwa harta hanya cukup berada di tangan dan bukan di hatinya. Sehingga mudah baginya untuk berbuat kebaikan," tambahnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
right-1 (Desktop - langit7.id)
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 07 Februari 2023
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
12:10
Ashar
15:27
Maghrib
18:20
Isya
19:32
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan