LANGIT7.ID, Jakarta - Bagi kebanyakan orang, liburan bisa menjadi momen untuk meresapi keindahan alam, mencari petualangan baru, dan melepaskan diri dari rutinitas sehari-hari. Tak heran jika banyak orang menunggu-nunggu momen akhir pekan untuk liburan.
Namun, bagi mereka yang bekantong terbatas liburan bisa menjadi hal yang suit untuk diraih. Oleh karena itu, berlibur seperti seorang
backpacker bisa menjadi pilihan yang menyenangkan dan hemat biaya.
Liburan ala
backpacker merupakan gaya liburan yang dilakukan dengan cara bepergian dengan modal minim dan terbuka untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Gaya liburan ini memfokuskan pada pengalaman dan interaksi dengan lingkungan serta budaya setempat daripada kenyamanan dan fasilitas mewah.
Baca Juga: 5 Maskapai Dalam Negeri yang Bolehkan Pramugari BerjilbabBerikut ini beberapa tips yang bisa Anda coba agar liburan bisa lebih menyenangkan tapi tetap murah:
1. Pilih Tempat yang Mudah DijangkauAnda bisa memilih tempat yang menawarkan pengalaman menarik dan memiliki biaya hidup yang rendah. Destinasi seperti kota kecil, pulau-pulau terpencil atau tempat wisata alam yang jarang dikunjungi bisa menjadi pilihan yang baik
Tetapi, bagi Anda yang tinggal di Jabodetabek, ada beberapa tempat liburan yang bisa jadi destinasi. Anda bisa datang ke Kota Tua Jakarta yang memiliki banyak bangunan tua dan museum yang dapat dikungjungi. Ada pula pasar tradisional yang menjual makanan dan barang-barang lokal.
Baca Juga: Sering Salah Persepsi, Ini Perbedaan Wisata Halal dan ReligiSelain Kota Tua Jakarta, Anda juga dapat berwisata di Bogor, tepatnya di Taman Botani Bogor. Taman ini menawarkan pemandangan alam yang indah dan banyak tumbuhan tropis, serta memiliki area rekreasi dan wahana permainan. Selain itu, Anda juga berkunjung ke Taman Wisata Alam Mangrove, Tangerang. Taman ini menawarkan pengalaman berwisata alam dengan melakukan pengamatan dan berinteraksi dengan hutan bakau serta satwa liar.
Kebun Raya Cibodas Bekasi juga bisa jadi destinasi Anda. Kebun raya ini memiliki banyak tumbuhan dan spesies satwa yang dapat ditemukan hanya di wilayah tropis. Taman ini juga menawarkan pemandangan alam yang indah.
2. Manfaatkan Transportasi UmumAnda bisa menggunakan transportasi umum seperti kereta, bus, atau angkutan kota untuk mengurangi biaya perjalanan. Anda bisa menggunakan tiket harian atau mingguan. Beberapa kota memiliki tiket harian atau mingguan yang bisa digunakan untuk berkeliling dengan transportasi umum.
Baca Juga: Ma'ruf Amin Optimistis ASEAN Bakal Genjot Pertumbuhan Ekonomi GlobalAnda juga bisa membeli tiket transportasi umum dengan harga diskon. Beberapa operator transportasi memiliki program diskon atau promo untuk tiket tertentu. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan transportasi umum yang lebih murah seperti bus atau angkutan kota daripada taksi atau transportasi berbasis online.
Jika ingin lebih menantang, Anda bisa berjalan kaki atau menggunakan sepeda. Cara ini menawarkan pengalaman menarik, dan tentu lebih murah.
3. Menginap di Hostel atau Guest HouseAnda bisa memilih penginapan yang hemat, seperti hostel atau
guest house. Ini untuk menghemat biaya penginapan. Rata-rata biaya penginapa hostel atau guest house di Indonesia berkisar antara Rp100 ribu sampai Rp250 ribu per malam.
Baca Juga: Jokowi Resmikan Pasar Seni Sukawati, Surga Kerajinan di BaliHarga tersebut bisa lebih murah atau lebih mahal tergantung pada faktor-faktor seperti lokasi, fasilitas, dan musim. Ada juga hostel dan guest house yang menawarkan harga promo atau diskon. Anda bisa bisa mengecek di aplikasi-aplikasi perjalanan yang tersedia, seperti traveloka.
4. Masak Sendiri atau Makan di Warung LokalUntuk menghemat biaya perjalanan, Anda perlu menghindari makan di restoran atau hotel bintang lima. Lebih baik memasak sendiri atau makan di warung lokal dengan harga yang lebih terjangkau.
Ada beberapa keuntungan yang Anda dapatkan kalau masak sendiri seperti lebih hemat biaya dan dapat menyesuaikan dengan prefensi makan pribadi, dan memiliki kontrol atas bahan makanan yang digunakan. Anda bisa mencari alat-alat masak di toko-toko
outdoor.
Baca Juga: Menparekraf: ASEAN Tourism Forum 2023 jadi Upaya Tarik WismanKalau makan di warung lokal, Anda bisa menikmati makanan lokal dan budaya kuliner, lebih murah dan praktis, serta memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat lokal.
5. Berinteraksi dengan Penduduk SetempatJika Anda liburan ala
backpacker, jangan lupa untuk berinteraksi dengan penduduk setempat. berinteraksi dengan penduduk setempat bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan membantu Anda menghemat uang.
Ada banyak manfaat jika Anda berinteraksi dengan penduduk setempat. Misalnya, Anda bisa mendapatkan informasi akurat. Warga lokal merupakan sumber informasi terbaik tentang tempat liburan Anda. Mereka bisa memberikan tips tentang tempat untuk makan, berbelanja, dan beraktivitas.
Baca Juga: Pemkot Jakarta Pusat Manfaatkan Momen KTT ASEAN untuk Promosi Wisata UnggulanSelain itu, Anda akan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang budaya setempat. Berinteraksi dengan warga lokal bisa membantu Anda memahami budaya dan memperkenalkan pada tradisi serta kebiasaan yang berbeda dari daerah asal.
(jqf)