Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Kesaksian Mahasiswa Indonesia Saat Gempa M7,8 Guncang Turki

Muhajirin Sabtu, 11 Februari 2023 - 23:00 WIB
Kesaksian Mahasiswa Indonesia Saat Gempa M7,8 Guncang Turki
Gempa Turki (foto: AP Photo)
LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Kahramanmaras, Hammam Ishthifaulloh, menjadi salah satu penyintas gempa bumi M7,8 yang mengguncang Turki-Suriah pada Senin (6/2/2023).

Saat gempa terjadi, barang-barang termasuk surat-surat penting masih tertinggal di apartemen yang runtuh akibat gempa. Saat keluar apartemen pun Hammam bersama penghuni lain mendapati cuaca buruk. Hujan sedang deras dan hanya memakai pakaian seadanya.

Setelah gempa terjadi dan Gedung-gedung runtuh, Hammam langsung berkoordinasi dan mencari tahu keberadaan mahasiswa Indonesia yang ada di sana. Setelah berkoordinasi, mereka sepakat untuk bekrumpul di kampus.

Baca Juga: Jumlah Korban Tewas Gempa Turki Terus Bertambah

“Kita berkoordinasi untuk berkumpul di satu tempat di dalam kampus, Alhamdulillah semua bisa berkumpul di tempat yang aman,” kata Hammam dalam konferensi pers yang digelar Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) secara daring, Sabtu (11/2/2023).

Kendati begitu, gedung kampus bukan pilihan tepat. Mahasiswa asal Semarang itu mengungkapkan, para penyintas akhirnya berlindung di bawah gazebo. Itu karena banyak mahasiswa Indonesia yang mengalami trauma.

“Beberapa teman-teman itu ada yang mengalami trauma, seperti tidak berani masuk ke dalam Gedung, karena gempa susulan hampir tiap jam terus ada,” ucap Hammam.

Baca Juga: PBNU Serukan Salat Gaib untuk Korban Gempa di Turki dan Suriah

Tidak sampai di situ saja, salju turun disertai angin pada senin malam. Hal Itu menambah penderitaan para penyintas gempa. Terlebih, mayoritas penyintas hanya mengenakan pakaian yang melekat di badan saat menyelamatkan diri dari guncangan gempa.

“Ketika di Gazebo pun, kami sempat nyaman, tapi pada dini hari salju mulai turun dan disertai angin dan kami hanya memakai pakaian yang seadanya, pakaian yang masih kami pakai,” ucap Hammam.

Ketenangan mulai terasa saat pagi menyapa. Matahari cukup cerah. Itu memberikan kesempatan para penyintas untuk menghangatkan tubuh. “Alhamdulillah, saat salju mulai reda, matahari cukup cerah pada pagi harinya,” ucap Hammam.

Baca Juga: Empat Warga Meninggal Akibat Gempa Bumi M5.4 di Jayapura

Ada sekitar 80 mahasiswa asal Indonesia yang berada di Kahramanmaras dan Gaziantep saat gempa terjadi. Mereka sudah sudah dievakuasi ke KBRI yang berada di Ankara, Turki. Para mahasiswa disediakan wisma untuk berlindung di sana. Mereka juga mendapatkan bantuan berupa pakaian, selimut, dan perlengkapan untuk bermalam.

“Pada saat itulah pihak KBRI menuju Kahranmaras untuk mengevakuasi, meskipun baru sampai pada malam harinya, selasa malam. Alhamdulillah, kami langsung berangkat ke Ankara malam itu juga, dan di sana ada tempat aman untuk saat ini,” ucap Hammam.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)