LANGIT7.ID, Jakarta - Anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yaitu PT Pertamina Lubricants (PTPL), meluncurkan program Enduro Sahabat Santri (ESS) di Pesantren Majelis Ilmu Rahmatan Lil Alamin, Cibubur, Jakarta Timur.
Program ini bertujuan untuk melatih para santri dalam menguasai teknik dan usaha perbengkelan.
PR Manager PTPL Intania Prionggo, mengatakan bahwa program ESS merupakan program pengembangan kewirausahaan (enterpreneurship) dan penerapan ilmu teknis otomotif di bidang perbengkelan roda dua.
Para santri ini dilatih dalam berbagai segmen, mulai dari berbisnis, berjualan, menekuni ilmu teknis sebagai mekanik bengkel, hingga memasarkan produk.
"Kami berharap program ini mampu menjadi dorongan dan motivasi yang positif bagi anak muda Indonesia untuk terus belajar dan berkarya dan turut berkontribusi untuk kemajuan bidang perbengkelan di Indonesia," kata Intania Priongo dikutip dalam pernyataan pers, Rabu (25/8).
Baca juga:
Pertamina Raih Penghargaan TKDN dari BPPTPimpinan pondok pesantren Majelis Ilmu Rahmatan Lil Alamin, Prof. KH. Ridwan Muhammad Yusuf, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PTPL yang telah memfasilitasi dan mewadahi para santri untuk menggali potensi jiwa entrepreneur dalam bidang perbengkelan otomotif roda dua.
Sementara itu, Perwakilan Balai Besar Peningkatan Produktivitas Bekasi Lucia Hartiningtyas, mengatakan ESS menjadi salah satu program terobosan dari industri di bidang pemberdayaan masyarakat yang mendukung kemandirian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
"ESS merupakan inovasi yang dapat mendorong perluasan kesempatan kerja dan bangkitnya perekonomian Nasional. Program ini perlu dilanjutkan untuk dapat memberikan dampak yang signifikan kepada masyarakat, khususnya para santri dan alumni santri," ujarnya.
Selama lima hari pelatihan ESS, para santri akan mendapatkan berbagai pelatihan. Mulai dari pelatihan usaha bengkel, praktik teknis otomotif oleh para mekanik Abang Motor Enduro yang merupakan binaan CSR PTPL, dan pelatihan kewirausahaan oleh Lucia Hartiningtias dari Balai Besar Peningkatan Produktivitas Bekasi.
Baca juga:
Pertamina Cilacap Cetak Rekor MURI Penanaman Aromatik TerbanyakSelain itu, para santri juga mendapat pembelajaran creative thingking oleh Muhammad Nur Fauzan dari Komunitas Pemimpin Indonesia. Dalam hal ini, mereka juga dibekali materi terkait pelumas dan sistem pelumasan serta product knowledge pelumas Pertamina oleh para Technical Spescialists dari Integrated Lubication Management Academy (ILMA) PTPL.
Setelah melewati masa pelatihan, para santri akan diberikan dukungan fasilitas berupa paket pelumas, branding bengkel pondok pesantren, toolkits perbengkelan dan pendampingan. Adapun selama kegiatan pelatihan juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Program ESS dilakukan pertama kali di wilayah Sales Region III dan ke depannya akan dijalankan juga di wilayah kerja PTPL lainnya secara nasional.
(sof)