LANGIT7.ID - , Jakarta - Muslimah Sahabat Langit7, menjaga dan merawat
kecantikan diri merupakan hal yang dianjurkan dalam Islam. Memelihara kecantikan dapat bernilai
ibadah apabila dimaksudkan untuk menyenangkan suami.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah
radhiyallahu ‘anhu, ketika Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya, “Perempuan seperti apa yang paling baik?”
Baca juga: Teknologi Synergistic Barrier Kembalikan Kecantikan Kulit dalam 14 HariRasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,
الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ، وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ، وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ
“Yang paling menyenangkan jika dilihat suami, menaati suami jika suami memerintahkan sesuatu, dan tidak menyelisihi suami dalam diri dan hartanya dengan apa yang dibenci oleh suaminya.” (HR. An-Nasa’i).
Dalam hadits yang lain, Rasulullah bersabda,
إِنَّ اللهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ
“Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan.” (HR. Muslim).
Salah satu upaya merawat kecantikan yang dianugerahkan Allah adalah menjaga kesehatan kulit. Namun, bagian penting yang justru sering kali terabaikan adalah kerusakan pada
skin barrier atau lapisan kulit terluar.
Baca juga: Mengenal Skin Barrier, Ciri-ciri Kerusakan hingga Cara MerawatnyaSkin barrier berfungsi menjaga kulit dari paparan radikal bebas dan sinar uv yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada kulit. Bila
skin barrier rusak, maka dapat memicu masalah pada kulit yang menyebabkan
penuaan dini dan jerawatan.
Dokter kecantikan, Abelina Fitria menjelaskan, kerusakan pada
skin barrier memang sering luput dari perhatian. Hal itu disebabkan karena gejala awal yang muncul dianggap tidak membahayakan.
“Ciri-ciri
skin barrier rusak tergantung derajatnya. Kalau masih
mild kita biasanya enggak
notice. Tapi kalau parah kulit jadi sensitif. Misal kalau kena air jadi merah, parah banget kulit mengelupas,” kata Abelina di Jakarta, Ahad (12/2/2023).
Abelina memaparkan, skin barrier mulai tampak rusak ketika kulit menjadi sensitif. Pertanda lain adalah pemakaian
skincare yang tidak memiliki efek sama sekali.
“Biasanya pakai
skincare sudah banyak banget tapi enggak ada efeknya. Atau jerawatan tapi enggak selesai-selesai masalahnya,” imbuhnya.
Baca juga: 4 Kebiasaan Umat Muslim Ini Bisa Pancarkan Kecantikan AlamiCiri-ciri
skin barrier rusak lainnya adalah terjadi perubahan kondisi kulit secara mendadak. Misalnya yang tadinya berminyak menjadi kering atau aslinya kering kok jadi berminyak parah.
“Penyebabnya kalau di Indonesia biasanya cuaca panas. Kedua over eksfoliasi. Jadinya itu yang paling bikin skin barrier rusak,” kata dokter Abelina.
(est)