LANGIT7.ID - , -
Pesawat menjadi salah satu moda transportasi favorit bagi para
pelancong. Dengan harga yang relatif murah, banyak kelebihan yang ditawarkan pesawat untuk penggunanya seperti hemat waktu.
Nah, bagi Sahabat Langit7 yang seringkali bepergian menggunakan pesawat tentu tak asing dengan aturan menegakkan sandaran kursi saat si burung besi akan lepas landas dan
mendarat.
Namun, tahukah Anda kenapa imbauan tersebut diberlakukan?
Baca juga: Pesawat Yeti Airlines Jatuh di Nepal jadi Kecelakaan Udara Terburuk dalam 30 TahunMelansir Travel and Leisure, menegakkan sandaran bangku saat pesawat akan
take off atau
landing adalah aturan wajib penerbangan.
Administrasi Penerbangan Federal (FAA) menetapkan aturan kursi tegak karena dua alasan utama, yaitu memudahkan evakuasi pesawat dalam keadaan darurat dan dapat membantu membatasi cedera.
Artinya, menegakkan kursi sebagai antisipasi agar penumpang tidak terlempar saat dalam kondisi darurat. Sebab, berdasarkan penelitian, sebagian besar kecelakaan pesawat terjadi saat lepas landas atau mendarat.
Baca juga: 3 Fakta Tergelincirnya Pesawat Rimbun Air PK-OTY di PapuaStudi yang dilakukan Boeing tersebut menemukan bahwa 58 persen kecelakaan fatal dalam kurun waktu tersebut.
"Ketika pramugari memastikan bahwa sandaran kursi tegak, seandainya pesawat jatuh saat mendarat, Anda tidak perlu bermanuver di atas kursi miring dalam perjalanan ke pintu keluar darurat," jelasnya.
Kursi yang tidak tegak justru akan memperlambat evakuasi selama atau setelah kecelakaan.
Sementara kursi tegak saat lepas landas dimaksudkan untuk mengurangi kemungkinan wajah penumpang terbentur kursi depan selama pendaratan bergelombang. Kursi yang tidak tegak atau rebah saat take off berisiko penumpang akan mengalami cedera parah pada kepala.
Selain itu, jika awak pesawat menyadari akan terjadi kecelakaan, mereka akan meminta penumpang untuk bersiap menghadapi benturan.
Baca juga: Begini Cara Salat Saat Perjalanan Naik Pesawat(est)