Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 27 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

5 Tips Mengatasi Kecemasaan saat Naik Pesawat

mahmuda attar hussein Selasa, 28 Februari 2023 - 14:49 WIB
5 Tips Mengatasi Kecemasaan saat Naik Pesawat
Ilustrasi penumpang pesawat. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Tidak sedikit orang yang merasakan kecemasan dalam penerbangan mereka ketika naik pesawat. Bahkan, hal itu masih sering dialami oleh orang yang sering naik pesawat.

Dalam istilah medis, hal itu disebut sebagai klaustrofobia. Klaustrofobia adalah kecemasan yang dialami seseorang ketika berada pada ruang tertutup, salah satunya seperti kabin pesawat.

Bagi Sahabat Langit7 yang juga mengalami klaustrofobia, sejatinya tak perlu khawatir. Pasalnya, para ahli sudah membagikan beberapa tips untuk membantu mengurangi rasa panik, stres, ataupun rasa ketakutan naik pesawat.

Baca Juga: Kenapa Maskapai Batasi Kapasitas Barang Bawaan? Ini Alasannya

Berikut ini saran para ahli untuk mengatasi klaustrofobia:

1. Ikuti Petunjuk Awak Pesawat

Pelancong Johnny Jet mengungkapkan, berada di dalam kabin pesawat bisa menjadi hal buruk dan mendorong datangnya serangan panik bagi orang klaustrofobia.

Namun, ada solusi untuk mengatasi hal itu. Salah satunya yakni mengikuti setiap arahan petunjuk awak pesawat dan cobalah untuk berinteraksi dengan mereka untuk mendapatkan ketenangan.

"Bicaralah dengan awak pesawat, ikuti arahan mereka, dan cobalah membaca buku," saran Johnny, dilansir dari Huffpost, Selasa (28/2/2023).

Jenis aktivitas ini dikenal sebagai terapi pemaparan. Hal tersebut diklaim dapat membantu otak beradaptasi dengan situasi dari waktu ke waktu dan menghilangkan rasa takut dan ketidakpastian saat terbang.

2. Pilih Kursi

Tips lain untuk mengatasi kecemasan yang ditimbulkan dari klaustrofobia adalah dengan memilih kursi atau tempat duduk di pesawat.

Klaustrofobia muncul ketika seseorang berada di dalam ruangan tertutup dan sempit. Maka solusi untuk masalah ini adalah dengan memilih kursi di bagian lorong atau gang.

Seseorang dengan klaustrofobia tidak pernah dianjurkan untuk memilih kursi di bagian dekat jendela. Pasalnya, hal itu akan memperburuk klaustrofobia mereka.

Psikoterapis, Susan Zinn mengatakan, salah satu strategi yang membantu mengatasi rasa panik bagi orang klaustrofobia adalah dengan hati-hati memilih tempat duduk yang bisa membuatnya merasa nyaman.

"Saya pun selalu duduk di kursi lorong luar untuk memastikan saya selalu bisa bangun, dibandingkan terjebak karena duduk di dekat jendela," ucap Susan.

"Akses cepat ke kamar mandi, di mana Anda dapat memercikkan air dingin ke wajah Anda untuk "mengejutkan sistem Anda" saat Anda merasa panik adalah alat lain yang membantu," ujarnya.

Baca Juga: Kejar 1,4 Miliar Turis, Sandiaga Upayakan Tiket Pesawat Murah Merata

3. Permen Asam

Susan juga menyarankan orang dengan klaustrofobia untuk makan permen asam selama penerbangan mereka. Hal itu akan membuat otak tersadar dan terjaga dari ketakutan atau khayalan.

"Rasa permen asam dapat membantu orang lebih fokus dan tersadar dari hal yang ditakutkannya," tuturnya.

4. Pahami Turbulensi

Seorang pensiunan pilot yang berbasis di New York, Adam Banks menyebutkan, turbulensi adalah salah satu bagian dalam penerbangan yang paling membuat penumpang gelisah.

"Memahami apa itu turbulensi mungkin membantu orang-orang untuk melihatnya sebagai lebih normal, dan bukan sebagai tanda malapetaka yang akan datang," kata Adam.

Turbulensi hanyalah angin yang bergeser dan akan terjadi ketika pesawat terbentur awan yang menggembung. Pesawat dirancang untuk menangani gundukan awan ini.

5. Ketahui Fakta tentang Pesawat

Susan menuturkan, statistik atau data tentang risiko kematian tahunan dalam pesawat sangat kecil, yaitu hanya satu dari 11 juta.

Itu artinya risiko kematian ketika naik pesawat terbang sangatlah kecil. Bahkan, risiko kematian masih lebih besar ketika terkena sengatan matahari, sengatan lebah, atau diserang anjing.

"Bagi saya, menghadapi klaustrofobia memang menjadi perjuangan. Namun, ada banyak tips yang bisa dilakukan untuk mengatasinya," tambahnya.

Baca Juga:

Kenapa Sandaran Kursi Pesawat Harus Tegak saat Take Off dan Landing?

5 Maskapai Dalam Negeri yang Bolehkan Pramugari Berjilbab


(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 27 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)