Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home masjid detail berita

Begini Cara Salat Saat Perjalanan Naik Pesawat

Muhajirin Selasa, 29 November 2022 - 17:50 WIB
Begini Cara Salat Saat Perjalanan Naik Pesawat
ilustrasi kabin pesawat (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pengasuh Majelis Ta'lim Dar Al Kayyis Surabaya, Ustadz M. Junaidi Sahal, menguraikan tiga solusi dari para ulama ketika seseorang harus salat di kendaraan, terutama di pesawat. Masalah ini biasanya ditemui jemaah umrah yang menempuh perjalanan jarak jauh ke Arab Saudi.

Sesungguhnya salat di kendaraan sudah pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW. Namun, nash yang menjelaskan hal tersebut hanya salat sunnah saja, bukan salat wajib. Tidak ada hadits yang menyebutkan Rasulullah SAW pernah salat wajib di atas kendaraan.

Rasulullah SAW hanya salat di atas kendaraan untuk salat sunnah. Dia bertakbir dan menghadap mengikuti arah kendaraan. Namun, saat masuk waktu salat wajib, beliau turun dari kendaraan lalu menghadap kiblat.

“Dari sini para ulama sepakat, bahwa ada nash tentang salat di atas kendaraan dengan tidak rukuk, tidak sujud, bahkan tidak berdiri. Di mana kondisi saat di kendaraan, di situ bisa salat dengan isyarat. Ke manapun kendaraan menghadap, itu tidak masalah,” kata Junaidi di kanal Dar Al Kayyis Surabaya, Selasa (29/11/2022).

Baca Juga: Simak, Ini Syarat Boleh Melakukan Shalat Jamak Qashar

Sementara pesawat belum ada pada zaman Rasulullah, sehingga sulit menemukan contoh salat di atas pesawat. Turun dari pesawat tidak memungkinkan sebab keselamatan nyawa lebih diutamakan. Sehingga ada dua masalah di sini yakni soal tempat dan waktu.

Dalam kondisi seperti itu, para ulama memberikan solusi tentang salat di kendaraan, terutama di pesawat.

Pertama, harus diusahakan salat di bandara sebelum take off atau sebelum masuk ke pesawat. Misalnya harus terbang pukul 02.00 siang. Saat tiba di bandara, langsung salat jama’ qashar dengan model takdim yakni menggabungkan duhur dan ashar dengan asumsi waktu ashar tiba saat masih di pesawat.

Kedua, jika salat tidak bisa dilakukan karena tidak memungkinkan, Ustadz Junaidi mencontohkan pesawat berangkat pukul 11.00 dan sampai tujuan pukul 18.00. Ini biasanya dalam penerbangan internasional.

Baca Juga: Bolehkah Shalat Wajib Dilaksanakan di Kendaraan? Ini Kata Ulama

“Itu sudah tidak memungkinkan salat di bandara. Maka para ulama memperbolehkan salat di kendaraan,” ujarnya.

Akan tetapi, harus tetap mengikuti rukun sah salat yakni berdiri, rukuk, dan sujud. Tetap harus diusahakan mencari tempat yang mendukung. Bisa meminta izin kepada pramugari agar mendapatkan ruang yang pas untuk salat.

Ketiga, saat tidak memungkinkan mencari ruang untuk salat. Junaidi mencontohkan jamaah umrah yang tidak berangkat sendiri. Ada ratusan orang di dalam salat. Tidak memungkinkan untuk mencari ruang salat.

Dalam kondisi ini boleh salat di dalam kendaraan dalam kondisi apapun. Artinya, tidak perlu mengikuti rukun salat. Tetap dalam posisi duduk mengikuti arah pesawat lalu salat isyarat. Takbiratul ihraim, saat rukuk cukup membungkuk dan menundukkan kepala sedikit. Saat sujud, bungkuk dan kepala menunduk melebihi saat rukuk.

“Tetapi, ulama syafi’i berpendapat bahwa niat salatnya untuk menghormati waktu salat,” ujar Junaidi.

Baca Juga: Hukum Shalat di Kendaraan Tanpa Menghadap Kiblat, Ini Solusinya

Freddi Rangkuti dan Siti Haniah dalam buku "Aku Datang Memenuhi Panggilanmu: Panduan Doa dan Ibadah haji Umroh" juga sudah menjelaskan hal ini. pada umum, salat dilakukan secara berjamaah diimami oleh petugas pemandu haji atau yang ditunjuk. Salat di dalam pesawat dilakukan dengan cara qasar dan jamak.

Salat dimulai dengan takbiratul ihram lalu membaca Surah Al-Fatihah, membaca surah. Kemudian, rukuk membungkuk sedikit, dilanjutkan dengan I’tidal, lalu sujud dengan membungkuk badan lebih rendah dibandingkan rukuk.

Lalu, duduk, sujud, dan duduk lagi. Selanjutnya, takbir rakaat kedua, membaca Surah Al-Fatihah, membaca surah, rukuk, I’tidal, sujud, duduk, lalu duduk sambil membaca tasyahud ditutup salam.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)