LANGIT7.ID - , Jakarta - Pengertian
tawakal secara singkat adalah berserah diri kepada Allah atas segala ketentuan-Nya. Meskipun demikian, manusia tetap harus berikhtiar dalam menjalani kehidupan.
Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin menjelaskan, segala fenomena yang terjadi di dunia terjadi atas kehendak Allah SWT. Tidak ada kekuatan yang lebih besar di dunia ini selain kekuatan-Nya.
Baca juga: Resesi Ekonomi Bagian dari Ujian Keimanan, Hadapi dengan Penuh TawakalKarenanya, sebagai makhluk yang lemah, manusia harus meminta pertolongan hanya kepada Allah SWT. Ma'ruf Amin mengingatkan bahwa kita sebagai manusia jangan berlaku
sombong dengan merasa kuat dalam menghadapi tantangan hidup.
“Sebenarnya insan manusia itu dijadikan makhluk yang lemah kalau tidak ada pertolongan dari Allah
Subhanahu Wa Ta’ala,” ujarnya baru-baru ini saat menghadiri Muhasabah dan Istigasah
Isra Miraj Nabi Muhammad di Masjid Agung Cianjur, Jawa Barat.
Ma'ruf Amin menguraikan, sikap tawakal seorang muslim tercermin dalam doa setiap harinya, di mana individu mengakui keagungan dan kebesaran Allah serta memohon perlindungan-Nya. Doa tersebut yakni
Laa Haula Walaa Quwwata Illaa Billah.
Baca juga: Ujian Hidup Terasa Berat, Tawakkal Kunci Penyelesaian“Tidak ada kekuatan buat kita semuanya, ada pada Allah semua. Allah lah yang kuat itu karena itu kita mohon istigasah, mohon pertolongan Allah,” tegasnya.
Menurut dia, dengan memohon pertolongan Allah, seorang manusia menunjukkan sikap tawakal atas segala ketentuan-Nya. Meskipun demikian, manusia tetap diminta untuk berusaha, tidak berdiam diri.
“Ujungnya kita tawakal kepada apa yang dikehendaki dan tidak berarti kalau kita tawakal itu pasif. Kalau kita tawakal itu diam, bukan tawakal itu, tidak berarti diam. Allah menyuruh kita melakukan asbab, sebab, melakukan langkah-langkah, melakukan berbagai usaha,” tambahnya.
Ma'ruf Amin menilai, keduanya tidak saling bertentangan. Memohon pertolongan Allah dan berserah diri merupakan suatu hal yang saling melengkapi.
Baca juga: Tawakkal Umat Jadi Kunci Penyelesaian Krisis Ekonomi“Karena apa? Al qolbu tempat tawakal itu, di hati. Hatinya ini pasrah pada Allah, sedangkan tempat sebab itu adalah anggota badan kita bergerak,” pungkasnya.
(est)