Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 22 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Tawakal Menurut Kiai Ma'ruf Amin: Pasrah Bukan Berarti Pasif

fajar adhitya Selasa, 21 Februari 2023 - 20:20 WIB
Tawakal Menurut Kiai Ma'ruf Amin: Pasrah Bukan Berarti Pasif
Wakil Presiden RI KH Maruf Amin. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID - , Jakarta - Pengertian tawakal secara singkat adalah berserah diri kepada Allah atas segala ketentuan-Nya. Meskipun demikian, manusia tetap harus berikhtiar dalam menjalani kehidupan.

Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin menjelaskan, segala fenomena yang terjadi di dunia terjadi atas kehendak Allah SWT. Tidak ada kekuatan yang lebih besar di dunia ini selain kekuatan-Nya.

Baca juga: Resesi Ekonomi Bagian dari Ujian Keimanan, Hadapi dengan Penuh Tawakal

Karenanya, sebagai makhluk yang lemah, manusia harus meminta pertolongan hanya kepada Allah SWT. Ma'ruf Amin mengingatkan bahwa kita sebagai manusia jangan berlaku sombong dengan merasa kuat dalam menghadapi tantangan hidup.

“Sebenarnya insan manusia itu dijadikan makhluk yang lemah kalau tidak ada pertolongan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujarnya baru-baru ini saat menghadiri Muhasabah dan Istigasah Isra Miraj Nabi Muhammad di Masjid Agung Cianjur, Jawa Barat.

Ma'ruf Amin menguraikan, sikap tawakal seorang muslim tercermin dalam doa setiap harinya, di mana individu mengakui keagungan dan kebesaran Allah serta memohon perlindungan-Nya. Doa tersebut yakni Laa Haula Walaa Quwwata Illaa Billah.

Baca juga: Ujian Hidup Terasa Berat, Tawakkal Kunci Penyelesaian

“Tidak ada kekuatan buat kita semuanya, ada pada Allah semua. Allah lah yang kuat itu karena itu kita mohon istigasah, mohon pertolongan Allah,” tegasnya.

Menurut dia, dengan memohon pertolongan Allah, seorang manusia menunjukkan sikap tawakal atas segala ketentuan-Nya. Meskipun demikian, manusia tetap diminta untuk berusaha, tidak berdiam diri.

“Ujungnya kita tawakal kepada apa yang dikehendaki dan tidak berarti kalau kita tawakal itu pasif. Kalau kita tawakal itu diam, bukan tawakal itu, tidak berarti diam. Allah menyuruh kita melakukan asbab, sebab, melakukan langkah-langkah, melakukan berbagai usaha,” tambahnya.

Ma'ruf Amin menilai, keduanya tidak saling bertentangan. Memohon pertolongan Allah dan berserah diri merupakan suatu hal yang saling melengkapi.

Baca juga: Tawakkal Umat Jadi Kunci Penyelesaian Krisis Ekonomi


“Karena apa? Al qolbu tempat tawakal itu, di hati. Hatinya ini pasrah pada Allah, sedangkan tempat sebab itu adalah anggota badan kita bergerak,” pungkasnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 22 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:58
Ashar
15:19
Maghrib
17:51
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan