Ancaman Teror, Warga Australia Didesak Tinggalkan Bandara Kabul
ahmad zuhdiJum'at, 27 Agustus 2021 - 08:40 WIB
Bandara Internasional Kabul, Afghanistan. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah Australia mendesak warga dan mereka yang memiliki visa ke Australia untuk mengungsi dari sekitaran Bandara Internasional Kabul. Pasalnya, terjadi ancaman serius serangan teroris.
Terdapat ancaman serius serangan teroris di dekat bandara di Hal tersebut diumumkan langsung Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne, Kamis (26/8/2021) waktu setempat. Diketahui, Australia sepekan terakhir beruoaya mengevakuasi warganya dan pemegang visa dari Bandara Kabul.
Canberra mendesak orang-orang untuk pergi dan bersiap untuk diangkut. Sementara, Rabu (25/8/2021) malam waktu setempat, Australia mengubah sarannya kepada orang-orang di wilayah tersebut.
Payne mengaku khawatir akan ancaman yang meningkat hingga terjadinya serangan. "Ada ancaman serangan teroris yang sedang berlangsung dan sangat serius," kata Payne kepada wartawan di Canberra. (Sumber: Antaranews)
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”