Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 18 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Lama Menikah tapi tak Bisa Cintai Pasangan, Apa yang Harus Dilakukan?

Muhajirin Senin, 20 Maret 2023 - 17:20 WIB
Lama Menikah tapi tak Bisa Cintai Pasangan, Apa yang Harus Dilakukan?
Ilustrasi kehidupan suami dan istri (foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Menikah merupakan komitmen yang diikat oleh perjanjian suci dan spesial atas nama Allah. Namun, tidak jarang ada pasangan yang sudah lama menikah, tetapi tidak bisa mencintai pasangannya. Hal ini bisa menjadi masalah serius dalam hubungan suami istri. Lalu, apa yang harus dilakukan jika sudah lama menikah tapi tidak bisa mencintai pasangan?

Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof Yahya Zainul Ma’arif (Buya Yahya), berujar, jika itu terjadi pada suami, maka harus kembali merenung dan menghadirkan kebaikan-kebaikan istri dalam pikiran dan hati.

“Istrimu adalah istrimu yang telah engkau ambil dengan perjanjian spesial atas nama Allah. Jika seandainya belum tumbuh cinta, maka apakah sudah tidak mungkin Anda menghadirkan makna kasih sayang?” kata Buya Yahya saat menjawab salah satu pertanyaan jamaah di kajiannya, Senin (20/3/2023).

Baca Juga: Ramai Isu Childfree, Ma'ruf Amin Ingatkan Tujuan Pernikahan

Ada banyak hal yang bisa dijadikan bahan renungan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap pasangan. Misalnya, seorang suami bisa merenungkan bahwa istri adalah ibu dari anak-anak. Selain itu, istri adalah umat Nabi Muhammad SAW yang merupakan seorang nabi yang sangat mencintai istrinya.

“Selagi tidak ada perilaku yang menjadikan Anda tidak senang, maka yang bermasalah adalah di dalam hati Anda. Memang cinta tidak bisa dipaksakan, bahkan jika sudah datang pun susah untuk diusir,” ujar Buya Yahya.

Akan tetapi, belajar mencintai pasangan merupakan aktivitas hati yang bisa dilakukan. Banyak hal bisa dilakukan. Bisa dengan memeunhi mata atau pandangan dengan kebaikan pasangan. Tidak perlu mengizinkan mata untuk melirik kekuarangan pasangan.

Baca Juga: Kiai Ma'ruf Amin: Konsep Chidfree Menyalahi Tujuan Pernikahan

“Biasakan Anda memandang sisi baiknya, karena sering dari kita melihat orang lain dari sisi negatifnya. Dengan melihat orang dengan sisi negatif itu menjadikan runtuh cinta,” tutur Buya Yahya.

Buya Yahya mengatakan, cinta bukan untuk didefinisikan, tetapi untuk dirasakan. Bisa saja, kata dia, seseorang yang mengaku tidak mencintai pasangan hanya tidak mengerti saja. Padahal, ada rasa cinta dalam hatinya.

“Cinta itu bukan kalimat (yang bisa didefinisikan). Akan tetapi, kalau dia pergi Anda mencari, tiba-tiba dia bersedih, kemudian Anda ikut sedih,” ucap Buya Yahya.

Baca Juga: Keberkahan Inti Pernikahan, Tidak Perlu Bermewah-mewah

Dia menegaskan, cinta tidak hilang, tetapi kadang berubah karena ditutup dengan kesombongan atau kezaliman. Menurut dia, pengakuan tidak mencintai pasangan hanyalah racun dan duri yang bisa menyakiti pasangan.

“Jangan dikatakan ‘Aku tidak mencintaimu’, karena bisa saja besok berusaha berubah menjadi cinta. Sebab, kalau sudah kita terlanjut mengatakan kalimat ‘Aku tidak mencintaimu’, itu menyiksa dan menyakitkan. Bahkan, itu juga bisa meruntuhkan cinta di hatinya, sehingga hidup tidak indah tanpa cinta,” ungkap Buya Yahya.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 18 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)