LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres)
Ma'ruf Amin turut menyoroti isu
Childfree yang belakangan menjadi ramai diperbincangkan warganet. Dia menilai
childfree bertolakbelakang dengan fungsi pernikahan yang bertujuan memiliki keturunan.
Childfree sendiri bisa diartikan sebagai keputusan pasangan yang telah menikah untuk tidak memiliki anak. Keputusan ini diambil dengan berbagai alasannya tersendiri.
Menurut Ma'ruf Amin,
childfree tidak bisa dibenarkan. Hal itu lantaran generasi penerus sangat diperlukan untuk melanjutkan hidup dan mengelola Bumi.
Baca Juga: Kiai Maruf Amin: Konsep Chidfree Menyalahi Tujuan Pernikahan"Pernikahan itu kan dimaksudkan untuk mengembangbiakkan manusia melalui perkawinan. Supaya manusia bisa terus mengelola bumi sampai ke batas waktu akhirnya, yaitu kiamat," kata Wapres dalam keterangannya, dikutip Senin (13/2/2023).
Wapres pun mempertanyakan maksud dan tujuan
pernikahan tapi tidak untuk memiliki keturunan. Dalam hal ini, generasi penerus manusia bisa musnah dari peradaban.
"Kalau nanti tidak punya anak, lantas siapa yang melanjutkan dunia ini? Nggak ada, karena nggak ada keturunan," ujar Ma'ruf Amin.
Baca Juga: Para Influencer Kritik Arogansi Gita Savitri Soal ChildfreeUntuk itu, Ma'ruf Amin tidak pernah membenarkan
childfree yang dilakukan oleh pasangan pernikahan. Kecuali, bila urusan tersebut terkait dengan niat menunda untuk memperoleh keturunan.
"Saya kira keturunan itu bagian daripada fungsi pernikahan, itu penting. Menunda mungkin boleh, menunda satu tahun, dua tahun, itu tidak ada masalah," ucap Wapres.
Lebih lanjut, Wapres juga keberatan childfree disebut sebagai salah satu solusi untuk mencegah stunting. Pasalnya,
childfree bukanlah solusi untuk mengatasi masalah stunting di Indonesia. "Dalam program penanggulangan stunting tidak ada program
childfree," tuturnya.
Baca Juga:
Ramai Childfree, Ning Imaz: Punya Anak Amanah Indah dari Allah
Ning Imaz: Childfree Bukan Solusi tapi Tingkatkan Kapasitas Diri(gar)