Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Gaya Hidup Minimalis, Apakah Harus Irit?

Muhajirin Senin, 20 Maret 2023 - 18:40 WIB
Gaya Hidup Minimalis, Apakah Harus Irit?
Ilustrasi gaya hidup minimalis (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Gaya hidup minimalis tidak harus berarti menjadi sangat hemat atau irit dalam hal pengeluaran. Minimalisme lebih tentang memilih fokus pada hal-hal yang benar-benar penting dan memberikan arti bagi kehidupan seseorang, dan menghindari pengeluaran atau kepemilikan barang yang tidak perlu.

Dalam kamus KBBi, minimalis berkenaan dengan penggunaan unsur-unsur yang sederhana dan terbatas untuk mendapatkan efek atau kesan yang terbaik. Sementara, Joshua Becker, penulis buku Becoming Minimalist, mengatakan, minimalisme adalah memiliki hal-hal yang membawa kebahagiaan, menghilangkan hal-hal yang tidak perlu.

Mengutip break the witch, gaya hidup minimalis dapat dianggap sebagai gaya hidup sederhana. Dalam gaya hidup minimalis, seseorang hidup dengan barang-barang yang benar-benar dibutuhkan, meskipun tidak banyak, tetapi berkualitas.

Baca Juga: Wapres Imbau Pejabat Keuangan Bergaya Hidup Sederhana

Contoh dari penerapan gaya hidup minimalis adalah dengan mengurangi barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan, seperti koleksi screenshot di ponsel yang jarang dibuka dan hanya memenuhi memori ponsel.

Minimalisme tidak terbatas hanya pada barang-barang saja, tetapi juga bisa diterapkan pada fesyen, media sosial, penggunaan gawai, dan internet. Oleh karena itu, ada istilah digital minimalism.

Gaya hidup minimalis bersifat sangat pribadi, sehingga setiap orang yang mengamalkannya memiliki penerapan yang berbeda-beda, tergantung pada pola pikir dan kebutuhan. Beberapa orang merasa bahwa menjadi hemat dalam pengeluaran bagian dari gaya hidup minimalis, tetapi hal ini tergantung pada pilihan individu dan kondisi keuangan.

Baca Juga: Berhemat dan Menjauh dari Sifat Mubazir Lewat Konsep Decluttering

Manfaat Gaya Hidup Minimalis

1.Lebih Sehat secara Finansial

Minimalisme membantu untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Seseorang akan cenerung membeli barrang yang memang benar-benar dibutuhkan. Kebiasaan seperti itu bisa membantu mengurangi sifat konsumtif dan menghemat pengeluarkan. Uang tabungan bisa dialokasikan ke hal penting seperti pendidikan anak, asuransi kesehatan, atau sekadar menyalurkan hobi.

2. Hemat Waktu dan Energi

Minimalis berarti tidak memiliki barang yang berlebihan yang dapat menghemat waktu dan energi yang biasanya digunakan untuk merawat, mengorganisir, dan membersihkan barang-barang itu.

Waktu dan energi bisa dialokasikan untuk hal bermanfaat dan produktif seperti membaca, berolahraga, menghabiskan waktu bersama keluarga, me-time, dan kegiatan lain.

Baca Juga: Jauh dari Glamor, 4 Artis Ini Pilih Gaya Hidup Minimalis

3. Mengurangi Stress

Melihat hidup orang lain dan membandingkan dengan milik sendiri tak akan pernah berakhir. Misalnya, jika teman selalu memiliki gawai terbaru, Anda merasa iri dan ingin memiliki hal sama. Namun, dengan gaya hidup minimalis, Anda dapat mengurangi perasaan ingin memiliki yang dapat menimbulkan stress.

4. Menambah Space untuk Hal Penting

Dengan menyortir barang-barang yang tidak penting, ruang yang ada bisa digunakan untuk hal yang lebih penting. Misalnya, dengan membersihkan tumpukan barang di kamar, Anda bisa bergerak lebih bebas dan istirahat dengan nyaman.

5. Berkesempatan untuk Berbagi pada Sesama

Dalam decluttering, Anda akan menemukan barang yang rusak dan tidak terpakai. Barang rusak bisa dibuang, sedangkan yang masih bagus bisa disumbangkan ke orang yang membutuhkan. Hal ini bisa memberikan perasaan bahagia karena barang Anda bermanfaat bagi orang lain.

Baca Juga: 7 Gaya Hidup Sederhana dan Rendah Hati Rasulullah SAW

6. Baik untuk Lingkungan

Orang minimalis mementingkan kualitas disbanding kuantitas. Mereka membeli produk berkualitas tinggi, seperti baju timeless dan slow fashion, daripada fast fashion yang lebih murah tetapi cepat rusak dan kurang ramah lingkungan. Mengutip Business Insider, limbah perwarna tekstil dari fast fashion juga menjadi salah satu pencemar air terbesar di dunia.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)