LANGIT7.ID - , Jakarta - Wakil Presiden
KH Ma'ruf Amin menyoroti gaya hidup mewah di lingkungan pejabat pajak Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
Kementerian Keuangan. Menurut Ma'ruf Amin, gaya pamer kemewahan menunjukkan kurangnya integritas seorang pejabat.
“Jangan sampai ada ketidakpercayaan masyarakat terutama mereka yang membayar pajak kepada pemerintah, kemudian mereka wah, mereka menjadi ada ketidakpercayaan karena pajak yang dibayarkan digunakan oleh orang per orang. Saya kira itu penting,” kata Ma'ruf dalam keterangan persnya kepada awak media di
Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (24/2/2023).
Baca juga: 7 Gaya Hidup Sederhana dan Rendah Hati Rasulullah SAWDia menekankan agar pejabat publik mengedepankan
gaya hidup sederhana. Sehingga letupan-letupan yang dipicu akibat kesenjangan sosial dapat diminimalisir.
“Mengenai masalah hidup sederhana saya kira itu harus menjadi gaya hidup para pejabat dari atas sampai ke bawah, jangan sampai hidup itu (berlebihan/mewah),” imbau Wapres.
Pada kesempatan yang sama, Ma'ruf menyampaikan dukungannya atas tindakan cepat dan tegas yang dilakukan Menteri Keuangan dalam menyikapi kejadian ini di jajarannya. Dia menyatakan tindakan Sri Mulyani sudah tepat.
“Ya kalau ada pejabat yang memamerkan hidup hedonis itu perlu diingatkan ya. Kepercayaan masyarakat itu penting. Karena itu kalau ada tindakan Bu Menteri tepat sekali,” tambahnya.
Baca juga: Gaya Hidup Sederhana Ala Rasulullah SAW, Beli Barang SeperlunyaMa'ruf berpesan, sebagai upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, khususnya di bidang keuangan dan pajak, perlu adanya transparansi dan literasi tentang pemanfaatan dana pajak yang tepat diimplementasikan untuk kepentingan rakyat.
“Pajak yang sudah dibayarkan oleh masyarakat, itu memang dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat, apa itu sekolah, jalan, infrastruktur, bansos, dan semua untuk kepentingan masyarakat,” pungkas Ma'ruf.
(est)