LANGIT7.ID, Jakarta - Gaya hidup sederhana ala
Rasulullah SAW bisa ditiru oleh umat Islam sekarang. Padahal Nabi Muhammad bukan lah seorang yang hidup dalam kesusahan.
Merujuk dari
alazharpeduli.or.id, Rasulullah SAW hidup sebagai pedagang yang punya kemampuan dan harta berlimpah. Namun dia memutuskan
hidup sederhana.
Hal tersebut bisa dilihat dari pakaian yang dikenakan, makanan yang dimakan, tempat tinggal dan bahkan segala hal yang ada dalam dirinya adalah bentuk kesederhanaan yang amat baik ditiru atau diteladani.
Dalam Islam, konsep hidup minimalis disebut zuhud. Beberapa hadis menceritakan sikap Rasulullah yang sangat zuhud. Salah satunya hadis dari Aisyah,
Baca Juga: Gaya Hidup Sehat Rasulullah, Terapkan Pola Makan Sederhana"Telah menceritakan kepada kami [Utsman] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari [Aisyah] dia berkata; 'Semenjak tiba di Madinah, keluarga Muhammad tidak pernah merasa kenyang dari makanan gandum hingga tiga malam berturut-turut sampai beliau meninggal'.” (HR. Bukhari).
Rasulullah memberikan contoh yang baik tentang kesederhanaan mulai dari tempat tidurnya, pakaian, sandal dan gelasnya.
Suatu ketika Umar bin Khattab menangis ketika melihat keadaan Nabi Muhammad SAW yang tidur hanya dengan beralaskan tikar.
Sebab, menurutnya beliau seorang Rasul dan pemimpin umat, maka itu tidak seharusnya tidur dalam keadaan yang begitu sederhana.
Padahal ia memiliki segalanya dan bukan sesuatu yang sulit untuk Rasulullah SAW memiliki apa yang diinginkan dan hidup dengan kemewahan, karena selain seorang Nabi, ia juga pengusaha sukses di Jazirah Arab.
Namun, Rasulullah SAW tetap memilih kehidupan yang sederhana. Lantas, kehidupan sederhana apa saja yang bisa di teladani dari gaya hidup minimalisnya?
1. Membeli barang sesuai kebutuhan saja, bukan karena keinginan dan mengikuti setiap trend yang ada.
2. Menyedekahkan barang layak yang tidak terpakai, bisa dengan didonasikan atau didaur ulang. Jadi Anda bisa menggunakan barang sesuai dengan kebutuhan saja.
3. Mencatat keperluan sebelum membelinya.
4. Tidak memiliki banyak barang untuk satu jenis barang yang sama. Sebab, memiliki hobi mengoleksi barang yang sama terkadang membuat barang tersebut tidak terpakai dan hanya menjadi pajangan, jadi nilai kebermanfaatannya akan hilang.
Gaya hidup minimalis Rasulullah SAW ini jika diterapkan akan dapat menghadirkan ketenangan. Selain itu, hal ini termasuk cara hidup mulia karena bisa menjauhkan Anda dari sikap hidup yang boros dan berfoya-foya.
Perlu diingat, sederhana bukan berarti kita tidak memiliki apa-apa, tetapi cukup memiliki barang yang dibutuhkan.
(bal)