LANGIT7.ID - , Jakarta - Islam mengajarkan umatnya untuk hidup sederhana atau tidak berlebih-lebihan. Teladan umat Islam,
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mencontohkan gaya hidup sederhana, yang bisa dilihat dari pola makan, cara berpakaian, dan lainnya.
Merujuk dari Islam Online, Kamis (8/12/2022), berikut
gaya hidup sederhana dan rendah hati Rasulullah Saw yang bisa menjadi teladan bagi
umat Islam.
Baca juga: Digemari Anak Muda, Wakaf di Indonesia Sudah Jadi Gaya Hidup
1. Tidak pernah mengecilkan orang lain
Terlepas dari posisinya sebagai pemimpin, Nabi Muhammad Saw tidak pernah berperilaku seolah-olah dia lebih besar atau paling baik dari orang lain. Dia tidak pernah membuat orang merasa kecil, tidak diinginkan, atau malu.
Selain itu, Rasulullah juga menganjurkan pengikutnya untuk hidup ramah dan rendah hati. Kemudian, dia melepaskan budak kapan pun ia bisa dan memberi sedekah, terutama kepada orang yang sangat miskin dan yatim piatu, tanpa menunggu imbalan apa pun.
2. Tidak serakah
Rasulullah Saw tidak pernah makan berlebihan atau hanya makan secara sederhana. Bahkan, Rasulullah lebih suka tidak mengisi perut atau berpuasa.
Kadang-kadang, selama berhari-hari, dia hanya makan makanan mentah. Untuk menghilangkan rasa lapar, dia biasa mengikatkan batu ke perutnya atau hanya meminum susu.
3. Tidur di kasur sederhana
Saat tidur, Rasulullah Saw tidur di kasur yang sangat sederhana di lantai dan hampir tidak memiliki kenyamanan atau dekorasi rumah.
Baca juga: Menjelang Kiamat Umat Islam Kompak Tiru Gaya Hidup Kaum KafirOrang biasa bertanya kepada istrinya, "A'isyah, putri sahabatnya yang pertama dan paling setia, Abu Bakar, bagaimana dia tinggal di rumah. 'Seperti pria biasa,' dia akan menjawab. 'Dia akan menyapu rumah, menjahit pakaiannya sendiri, menambal sandalnya sendiri, menyirami unta, memerah susu kambing, membantu para pelayan dengan pekerjaan mereka, dan makan bersama mereka; dan dia akan pergi dan mengambil apa yang kami butuhkan dari pasar'."
4. Sederhana dalam berpakaian
Nabi Muhammad jarang memiliki lebih dari satu stel pakaian, yang dia cuci sendiri. Dia adalah manusia yang cinta rumah, cinta damai. "Ketika Anda memasuki sebuah rumah, mintalah Allah SWT untuk memberkatinya," katanya. Dia menyapa orang lain dengan fase: as-salamu `alaykum, yang artinya: "Semoga damai menyertaimu" karena kedamaian adalah hal terindah di muka bumi.
5. Menerima undangan dari siapapun
Dia menerima undangan dari budak dan orang bebas. Ia pun menanggapi ajakan para janda dan orang miskin sekalipun disodori secangkir susu. Rasulullah terbiasa menerima undangan dan menghadiri acara pernikahan. Selain itu, dia juga menjenguk orang sakit dan takziah.
6. Berolahraga bersama keluarga
Rasulullah sangat menyukai olahraga, biasanya dia dan istri mengadakan balapan. Rasulullah Saw selalu memanfaatkan seluruh waktunya dengan cara yang bermanfaat.
Baca juga: Nasihat sebelum Berutang Demi Gaya Hidup, Waspadai KehancuranAisyah mengatakan,
“Rasulullah Saw. bertanding denganku dan aku menang. Kemudian aku berhenti, sehingga ketika badanku menjadi agak gemuk, Rasulullah Saw. bertanding lagi denganku dan ia menang.” (HR. Ahmad dan Abu Daud).
7. Memuliakan pelayan
Nabi Saw biasa membiarkan pelayannya naik di belakangnya dengan kendaraan apa pun, seperti kuda, unta, atau keledai. Terkadang dia berjalan tanpa alas kaki, dan terkadang dia tidak mengenakan sorban atau topi di kepalanya.
Rasulullah SAW bersabda, “Apa yang kamu ringankan dari pekerjaan pembantumu bagimu pahala di neraca timbanganmu.” (HR Ibnu Haban).
Dalam hadis Muslim disebutkan, “Pelayan-pelayanmu adalah saudara-saudaramu. Allah SWT menjadikan mereka bernaung di bawah kekuasaanmu. Barangsiapa saudaranya yang berada di bawah naungan kekuasaannya, hendaklah mereka diberi makan serupa dengan yang dia makan dan diberi pakaian serupa dengan yang ia pakai. Janganlah membebani mereka dengan pekerjaan yang tidak dapat mereka tunaikan. Jika kamu memaksakan suatu pekerjaan hendaklah kamu ikut membantu mereka.”
Baca juga: Lima Manfaat Gaya Hidup Minimalis, Salah Satunya Lebih Bahagia(est)