Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 11 Juli 2026
home lifestyle muslim detail berita

Lima Manfaat Gaya Hidup Minimalis, Salah Satunya Lebih Bahagia

Fifiyanti Abdurahman Jum'at, 04 November 2022 - 06:27 WIB
Lima Manfaat Gaya Hidup Minimalis, Salah Satunya Lebih Bahagia
Ilustrasi keluarga muslim bahagia Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Pendakwah dan pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Yan Gymnastiar atau Aa Gym menyebutkan lima manfaat yang didapat ketika menerapkan gaya hidup minimalis dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun manfaat tersebut diantaranya:

Baca juga: Decluttering, Gaya Hidup Minimalis untuk Tampilan Rumah yang Tertata dan Apik


1. Kurangi stres


Menurut Aa Gym, semakin banyak barang maupun aset akan menambah beban, baik secara fisik, emosional dan finansial, sehingga pastinya bisa membuat stress.

Namun, bukan berarti kita tidak boleh memiliki barang. Hanya saja harus lebih menyadari kemauan hidup. Artinya, jika ingin hidup lebih tenang, maka mulai menyadari hal-hal yang akan mencuri perhatian dan perasaan yang tidak ada manfaatnya.


2. Sehat finansial


Orang yang hidup minimalis secara finansial akan lebih sehat, sebab mereka tidak suka membeli sesuatu yang tidak penting. Selain itu, mereka tidak mudah tergiur dengan diskon, sebab itu adalah pancingan sehingga menghilangkan rasionalitas.

"Kalau orang repot dengan gaya hidup yang mengasosiasikan dengan barang, kita akan selalu tergiur membeli dan itu beban. Karenanya mari mulai manahan diri dan berpikir lebih keras sebelum kita membeli sesuatu. Pastikan kegunaannya, serta pastikan keperluannya, insya allah finansial kita akan jauh lebih sehat dibanding dengan orang yang hidupnya sangat sibuk dengan gaya hidup," ujar Aa Gym dalam kajian pagi bertajuk Bahagia dengan Gaya Hidup Minimalis, Jumat (4/11/2022).


3. Hidup jauh lebih bahagia


Orang yang hidup minimalis akan punya kebiasaan bahagia baru, yaitu kebiasaan berbagi. Dia berkata, ada orang yang memiliki kebiasaan sayang mengeluarkan barang, dan ini bukan orang minimalis.

Baca juga: Tanpa Jiwa Qanaah, Aa Gym: Hati Tak Pernah Bahagia

"Orang yang minimalis justru misal memerlukan pakaian baru dan lemarinya sudah penuh maka yang lama dikasihkan. Nah bahagianya memberikan itu, jauh lebih hebat dibanding bahagianya kita melihat berjejalnya barang yang kita miliki. Maka itu, orang yang hidupnya berkonsep minimalis akan lebih bahagia karena membahagiakan orang lain," katanya.


4. Lebih produktif


Hidup minimalis membuat Anda jauh lebih produktif sebab orang-orang yang tidak banyak pilihan tidak akan terbebani sehingga waktu, pikiran dan perasaannya tidak akan tercuri oleh hal-hal yang tidak memiliki manfaat baginya.

"Jadi akan lebih produktif waktu kita, pikiran dan perasaan dengan hidup minimalis," ucap Aa Gym.


5. Berkontribusi pada lingkungan


Hidup Anda akan menjadi lebih bagus dalam lingkungan, sebab semakin banyak barang akan membuat limbah kian banyak. Maka itu dengan hidup minimalis, secara tidak langsung Anda ikut berkontribusi dalam menjaga lingkungan.

Baca juga: Tausiah Ahad Pagi: Rasa Takut yang Mendatangkan Kebahagiaan

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 11 Juli 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:55
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan