LANGIT7.ID, Jakarta -
Bulan Ramadhan adalah waktu yang spesial bagi umat muslim di seluruh dunia. Selama bulan ini, dilakukan ibadah puasa mulai dari fajar hingga maghrib. Untuk mengantisipasi lapar dan haus selama berpuasa, makan sahur dilakukan pada dini hari sebelum waktu imsak tiba.
Namun, banyak dari umat muslim yang kemudian memilih untuk tidur setelah makan sahur. Padahal, tidur setelah makan sahur memiliki dampak negatif pada tubuh. Hal ini disebabkan karena sistem pencernaan membutuhkan waktu untuk mencerna makanan yang dikonsumsi.
Menurut pakar kesehatan dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya, Dede Nasrullah, ada enam penyakit yang berpotensi muncul jika kebiasaan tidur setelah makan sahur dilakukan. Enam penyakit tersebut adalah refluks asam, penumpukan lemak, sakit tenggorokan, serangan jantung, stroke, dan konstipasi.
Baca Juga: Gerindra Instruksikan Kader Tetap Berbagi di Bulan RamadhanMengutip situs UM Surabaya, bahaya pertama adalah refluks asam atau GERD, kondisi di mana asam lambung naik ke kerongkongan. Hal ini disebabkan karena adanya pelonggaran klep lambung saat tidur.
Gejala dari GERD meliputi sensasi panas di dada, tenggorokan panas, mual, bersendawa, dan mulut pahit. Untuk mencegah kondisi ini, disarankan untuk menunggu setidaknya 3 jam setelah makan sebelum tidur.
Selain itu, tidur setelah makan sahur juga bisa menyebabkan penumpukan lemak. Hal ini terutama berlaku jika yang dikonsumsi pada saat sahur adalah makanan yang tinggi karbohidrat dan lemak. Penumpukan lemak ini dapat memicu timbulnya diabetes, obesitas, dan kanker.
Baca Juga: Puasa Ramadhan, Cara Bebaskan Manusia dari Gaya Hidup MaterialistikSakit tenggorokan juga bisa terjadi akibat efek GERD. Tidur setelah sahur juga bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah yang dapat memicu terjadinya serangan jantung, stroke, dan penyakit kardiovaskular lainnya.
Sistem pencernaan sulit mencerna makanan saat tidur setelah sahur, sehingga lambung membutuhkan asupan darah yang lebih banyak. Hal ini dapat mengakibatkan otak kekurangan oksigen dan menyebabkan stroke. Selain itu, tidur setelah makan sahur juga bisa menyebabkan konstipasi atau sembelit karena posisi tidur atau berbaring dapat menghambat proses pengosongan lambung.
Oleh karena itu, disarankan untuk tidak tidur setelah makan sahur. Jika ingin beristirahat, sebaiknya menunggu setidaknya 3 jam setelah makan agar makanan dapat dicerna dengan baik. Dengan melakukan hal ini, kita bisa menghindari enam penyakit yang berpotensi muncul akibat kebiasaan tidur setelah makan sahur.
(jqf)