LANGIT7.ID, Jakarta- - International Studies Osaka University sekaligus Koordinator
Santri Mendunia di Jepang, Putri Ananda B.A, bisa menjadi inspirasi santri yang hendak melanjutkan pendidikan di luar negeri.
Putri, panggilan sehari-harinya, berhasil mendapatkan dua beasiswa saat menempuh pendidikan di luar negeri di Osaka University of Economics and Law. Dia telah menyiapkan dirinya sejak SMA dan mempersiapkan bahasa Jepang dengan mengikuti sekolah bahasa selama 1,5 tahun hingga level N2.
Setelah mendaftar ke universitas, Putri Ananda kemudian berjuang mendapatkan beasiswa dengan cara mendaftar semua beasiswa yang tersedia di website kampus dan menjaga sikap baik dengan TU kampus.
Baca juga:
Pesantren Cendekia Amanah Raih Penghargaan Pelopor Ketahanan PanganPada akhirnya, dia berhasil mendapatkan Yasuhara Memorial Foundation for Welfare Scholarship dan JEES International Student Scholarship, yang masing-masing menyediakan uang saku selama dua tahun.
Putri kini masih menempu pendidikan S2 di International Public Policy at Osaka University (2022-2024). Berbagai prestasi yang pernah dia raih. Di antaranya mendapatkan juara I perlombaan di Kampus mengenai prestasi penelitian. Pernah juga menjadi mahasiswi berprestasi. Pernah juga magang pada September 2022 untuk magang di KBRI Doha di Qatar.
Tips Putri Bisa Kuliah di Luar Negeri
Mencari pengalaman kuliah di luar negeri bisa menjadi salah satu tantangan dan pencapaian besar bagi banyak orang. Bagi Putri Ananda, seorang mahasiswa Indonesia yang telah menghabiskan tujuh tahun kuliah di Jepang, perjalanan ini membutuhkan banyak persiapan dan tekad yang kuat.
Puttri berbagi tips agar bisa sukses kuliah di luar negeri, di antaranya:
1. Kenali Diri
Menurut Putri, kenali diri merupakan langkah pertama yang harus dilakukan sebelum berangkat ke luar negeri untuk kuliah. Mengetahui kemampuan dan minat sendiri akan memudahkan proses adaptasi di luar negeri. Selain itu, dengan mengenali diri sendiri, Anda juga bisa lebih mudah memilih jurusan yang tepat dan sesuai dengan keinginan.
"Waktu sebelum ke Jepang tentunya perlu persiapan. Waktu itu saya ikut siokotes di Indonesia. jadi, seperti tes untuk mengenali kemampuan cocoknya di arah mana. Alhamdulillah, saya cocoknya kalau bekerja sebagai diplomat atau kantor yang berhubungan dengan ilmu komunikasi," ujar Putri dalam webinar internasional Santri Mendunia yang diikuti Langit7.id, Selasa (4/4/2023).
2. Cari Informasi
Mencari informasi tentang negara tujuan, kampus, dan beasiswa sangat penting sebelum memutuskan untuk kuliah di luar negeri. Dengan mencari informasi yang cukup, Anda bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik. Anda juga bisa mengetahui kondisi kampus dan lingkungan sekitarnya sehingga lebih mudah untuk beradaptasi.
"Ini sangat penting menurut saya, karena ketika berstudi ke luar negeri, tidak hanya merantau, tidak hanya belajar, tapi harus tau budaya dari negara tujuan untuk membantu kita beradaptasi. Kita juga harus kenali kampus yang kita tuju, bagaimana situasinya, lebih ke lingkungan,” tutur Putri.
Penting juga mencari informasi beasiswa. Tentu, beasiswa bisa memudahkan seorang pelajar untuk tetap fokus pada pendidikan tanpa harus terbebani berbagai macam kebutuhan finansial.
“Termasuk juga apakah ada beasiswa yang tersedia atau tidak. Jika tidak ada beasiswa apakah bisa melanjutkan dengan cara lain, karena banyak jalan menuju Roma," jelas Putri.
3. Restu Kedua Orang Tua
Putri juga menekankan pentingnya restu dan doa dari kedua orang tua. Islam pun mengajarkan demikian. Restu dan doa orang tua sangat penting bagi seorang pelajar. Itu agar proses belajar bisa lebih mudah karena mendapatkan keberkahan dari restu orang tua.
"Saya yakin di agama Islam diajarkan bahwa restu dan orang tua sangat penting. Saya sendiri merasakannya, saya mulai kehidupan saya di Jepang dengant tidak tahu bahasa Jepang sama sekali. Di Jepang itu, untuk di lingkungan luar jarang sekali ada yang mengerti bahasa Inggris. Alhamdulillah, sudah melalui tujuh tahun di Jepang tidak terlepas dari doa dan restu dari kedua orang tua," katanya.
4. Tekat yang Kuat
Putri Ananda menekankan pentingnya tekad yang kuat dalam merantau dan menuntut ilmu di luar negeri. keberhasilan dalam menuntut ilmu di luar negeri bukan hanya bergantung pada kemampuan akademis seseorang, tetapi juga pada kemampuan mental dan emosionalnya dalam menghadapi tantangan di lingkungan baru.
"Untuk merantau perlu sekali mental yang kuat dan tangguh, jadi tidak hanya mengandalkan pemikiran atau otak saja. Tapi juga bagaimana kita sanggup melalui adaptasi yang mungkin cukup berbeda budayanya dengan Indonesia," ujarnya.
(ori)